Xiaomi dikabarkan tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) native atau on-device AI untuk sistem operasi HyperOS.
Informasi yang diungkap oleh tipster SmartPikachu menyebutkan bahwa teknologi ini memungkinkan pemrosesan data dilakukan langsung pada perangkat menggunakan Neural Processing Unit (NPU) tanpa bergantung pada server cloud.
Inovasi ini diklaim akan meningkatkan responsivitas fitur AI, mengonsumsi daya lebih efisien, serta memungkinkan analisis foto tetap berjalan meski tanpa koneksi internet stabil.
Keunggulan dari AI native ini terletak pada perlindungan privasi data pengguna yang lebih maksimal.
Pasalnya, seluruh pemrosesan diklaim tetap tersimpan di dalam ponsel, sehingga meminimalkan risiko kebocoran data.
Teknologi AI native di HyperOS ini diprediksi akan memulai debutnya bersama jajaran Xiaomi 18 series.
Perangkat flagship tersebut diperkirakan menjadi ponsel pertama Xiaomi yang mengadopsi inovasi itu.
Baca Juga: Xiaomi dan Vivo Siap Luncurkan Flagship Terbaru pada September 2026
Meski demikian, pihak Xiaomi belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran maupun rincian spesifikasi teknis dari fitur tersebut.
Pengembangan ini sekaligus menjadi jawaban Xiaomi atas tren persaingan teknologi AI di segmen ponsel premium global.





