GenPI.co - Pawtective Siren merupakan inovasi teknologi kalung pintar yang dirancang mencegah penyiksaan anjing jalanan.
Perangkat tersebut menggabungkan fitur keamanan dan pemantauan guna memberikan perlindungan lebih bagi hewan rentan di ruang publik, termasuk anjing.
Perwakilan Pawtective Siren dari Hope for Strays Jeremy Randolph menilai pendekatan pencegahan berbasis teknologi kalung pintar sangat dibutuhkan karena kekerasan terhadap hewan kerap terjadi di lokasi sepi tanpa saksi.
"Selama ini sukarelawan lebih banyak menyelamatkan setelah kejadian. Pawtective Siren dirancang sebagai perlindungan langsung di lokasi, sebelum kekerasan berujung fatal," ucap Jeremy, Jumat (13/2).
Kalung pintar Pawtective Siren bekerja dengan membaca respons fisiologis anjing, salah satunya detak jantung.
Detak jantung anjing normal berada di kisaran 70-120 BPM, tetapi bisa melonjak hingga 250 BPM saat mengalami trauma ekstrem.
Ketika detak jantung melewati ambang 130 BPM, sistem secara otomatis mengaktifkan sirene 100-110 dB serta lampu LED berkedip untuk menarik perhatian publik.
Aktivis perlindungan hewan Melanie Subono menilai teknologi Pawtective Siren penting karena persoalan kekerasan terhadap hewan tidak bisa diselesaikan dengan regulasi dan penyelamatan semata.
"Regulasi saja tidak cukup. Kami butuh kerja sama semua pihak, dari edukasi di rumah, media sosial, sampai pengawasan publik," imbuh Melanie.
Pada tahap awal, sebanyak 500 unit Pawtective Siren akan dipasang di beberapa titik rawan Jakarta.
Pawtective Siren sudah dilengkapi GPS guna memudahkan sukarelawan memantau kondisi anjing secara berkelanjutan.(*)
Video viral hari ini:





