Menko Polkam, Djamari Chaniago menyebut, akan menambah kekuatan personel pengamanan di Bandara Koroway, Papua Selatan usai insiden penembakan pesawat Smart Av oleh KKB yang menewaskan pilot-kopilot.
Menurutnya, menurunkan lebih banyak personel diharapkan bisa mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
“Kekuatan ditambah. Di sana karena tidak ada, kelihatannya tidak ada kekuatan tentara dan polisi di situ, maka kita tambah di situ supaya tidak, tidak terulang kejadian seperti tadi kemarin itu,” ucap Djamari saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Pusat pada Jumat (13/2).
Namun, Djamari belum membeberkan berapa jumlah personel kepolisian maupun TNI yang nanti akan ditaruh di bandara itu untuk pengamanan.
“Nah, itu kurang-kurang tahu saya,” ucap Djamari.
Sebelumnya, insiden yang terjadi pada Rabu (11/2) tersebut merenggut nyawa pilot-kopilot usai keduanya lari ke hutan dan tertangkap, lalu dieksekusi.
Sementara, 13 penumpang termasuk satu bayi selamat dari insiden tersebut.





