Grid.ID - Ammar Zoni tampak emosi saat menjalani persidangan kasus dugaan peredaran narkoba di Lapas Salemba. Hal itu lantaran saksi di persidangan ikut membawa nama anak Ammar Zoni.
Usai persidangan, Ammar Zoni berbicara mengenai kekesalannya. Menurut Ammar Zoni anak dan keluarganya tak seharusnya dibawa-bawa dalam masalah ini.
"Ya, karena dia sudah membawa-bawa nama keluarga saya, sudah membawa nama anak-anak saya gitu. Dan ini nggak ada urusannya dan nggak ada kaitannya sama anak-anak saya, kan gitu,” ujar Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/2/2026).
Kekesalan Ammar Zoni tak sampai di situ saja. Emosinya makin menjadi-jadi lantaran disebut sebagai bandar narkoba oleh saksi.
“Dia (saksi) juga mengatakan secara jelas banget kalau saya ini sebagai apalah tadi, dibilang bandar atau apa,” lanjutnya.
Situasi tersebut yang membuat Ammar Zoni emosi. Ammar Zoni pun meminta saksi yang merupakan Kepala Unit Penyidik Polsek Cempaka Putih membuktikan ucapannya.
“Jadinya kan saya amat terpancing gitu kan. Maksudnya pembuktiannya apa? Ammar tidak punya barang bukti yang ditemukan di badan Ammar ataupun segala macam,” ujarnya.
“Ammar dituduh sekarang dikriminalisasi dalam artian Ammar sebagai seorang bandar atau apa. Padahal kejahatan ini dilakukan oleh oknum-oknum gitu,” tutup Ammar Zoni.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ammar Zoni kembali berhadapan dengan kasus narkoba untuk yang keempat kali. Kali ini, kasus tersebut dihadapi Ammar Zoni di dalam Rutan Salemba.
Ammar Zoni beserta lima terdakwa lainnya diduga terlibat dalam pengedaran barang haram tersebut di Rutan Salemba. Kasus tersebut membuat Ammar Zoni dipindahkan ke Nusakambangan. (*)
Artikel Asli




