JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Donny Pramono menyatakan pengiriman pasukan ke Jalur Gaza, Palestina, masih dalam tahap persiapan. Donny menyebut pihaknya menunggu keputusan Presiden RI Prabowo Subianto sehubungan pengiriman pasukan tersebut.
Donny mengakui bahwa waktu keberangkatan pasukan ke Gaza belum diputuskan. Namun, Kadispenad menyatakan pihaknya menargetkan pasukan siap berangkat selambatnya pada Juni 2026.
"Di internal TNI sendiri, Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia yang digelar hari ini (12 Februari 2026) di Mabes TNI, baru sampai tahap menetapkan bahwa pasukan disiapkan dalam format brigade komposit berjumlah 8.000 personel," kata Donny Pramono dilaporkan tim liputan KompasTV, Kamis (13/2/2026).
Baca Juga: Kapendam Benarkan 2 Senjata Api Milik TNI Hilang saat Penyerangan di Tembagapura
Lebih lanjut, Donny mengatakan pihaknya telah menyiapkan lini masa pemberangkatan pasukan TNI ke Gaza. Rencananya, TNI akan melakukan gelar pasukan pada akhir Februari 2026.
Brigjen Donny pun menyatakan, meskipun TNI telah siap berangkat, pemberangkatan sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku.
"Adapun timeline yang disusun adalah: pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari, gelar kesiapan pasukan pada akhir Februari," kata Donny.
"Sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026, dan seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026."
Baca Juga: Istana Sebut Pengiriman Pasukan ke Gaza Diharapkan Bisa Redam Pelanggaran Gencatan Senjata Israel
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- pengiriman pasukan ke gaza
- kadispenad
- tni ke gaza
- palestina
- dewan perdamaian





