CKG 2026 Tambah Layanan Skrining Kusta, Frambusia, dan Skabies

suarasurabaya.net
19 jam lalu
Cover Berita

Kemenkes memperluas Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 dengan menambahkan skrining kusta, frambusia, dan skabies, serta pengecekan riwayat imunisasi. Penambahan ini dilakukan karena beban ketiga penyakit masih tinggi, berisiko menimbulkan kecacatan, dan mudah menular pada kondisi tertentu.

dr. Elvieda Sariwati Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes mengatakan Indonesia berada di peringkat ketiga dunia untuk kasus kusta dan menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih melaporkan frambusia. Skabies juga disebut sebagai penyakit kulit nomor satu di Indonesia, dengan prevalensi tinggi di masyarakat.

“Tingginya beban penyakit dan dampak kecacatan maupun penularannya menjadi dasar penting dilakukannya skrining secara lebih luas,” kata Elvieda di Jakarta, seperti dilaporkan Antara, Jumat (13/2/2026).

Setiap tahun, Indonesia menemukan 14 ribu–17 ribu kasus kusta, terutama di Pantura dan timur Indonesia. Kemenkes memfokuskan percepatan eliminasi kusta di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Brebes, Kabupaten Sampang, dan Kota Jayapura. Untuk frambusia, dalam lima tahun terakhir tercatat 60–160 kasus per tahun yang terkonsentrasi di Papua. Sebanyak 375 kabupaten/kota sudah berstatus bebas frambusia, namun sejumlah wilayah masih memerlukan penguatan surveilans dan penemuan kasus aktif.

Skrining kusta dan skabies akan dilakukan pada semua kelompok usia, sedangkan skrining frambusia bersifat selektif di daerah endemis. Elvieda menambahkan, skrining awal ketiga penyakit relatif sederhana dan dapat dilakukan massal tanpa pemeriksaan laboratorium yang kompleks, karena tenaga kesehatan sudah mendapat sosialisasi tanda, gejala, dan alur CKG.

Selain itu, CKG 2026 menambah pengecekan riwayat imunisasi untuk bayi baru lahir, balita 24–59 bulan, serta calon pengantin agar imunisasi yang belum diambil dapat dilengkapi. Data CKG juga akan diintegrasikan dengan sistem pencatatan imunisasi, termasuk Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK), untuk memperkuat pemantauan status imunisasi sepanjang usia.(ant/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Siapkan Layanan One Stop Services Umrah di Asrama Haji, Berikut 4 Fasilitasnya!
• 21 jam laludisway.id
thumb
3 Alasan Persib Bandung Bisa Comeback Atas Ratchaburi FC pada Leg Kedua 16 Besar AFC Champions League 2 2025/2026
• 3 jam lalubola.com
thumb
Dari Jeans Bekas ke Pameran Nasional, Cerita Erna Merajut Asa Bersama PNM Mekaar
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Ketum Seruni Dorong Transisi Pemulihan Dipercepat di Pidie Jaya
• 20 jam laludetik.com
thumb
Pengiriman manggis Bali ke China melonjak jelang Tahun Baru Imlek
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.