Bandung: Universitas Teknologi Bandung (UTB) memberikan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa bagi warga binaan pemasyarakatan. Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung.
Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, pelatihan, hingga pengembangan sistem informasi untuk mendukung tata kelola Lapas. Momentum ini juga bertepatan dengan kegiatan Ikrar Setia NKRI oleh narapidana tindak pidana terorisme di Lapas tersebut.
Rektor UTB, Muchammad Naseer menegaskan inisiatif ini merupakan perwujudan kampus yang inklusif. Menurutnya, pendidikan harus menjadi jembatan transformasi bagi siapa saja, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.
"UTB siap memberikan dukungan konkret melalui pelatihan softskill, pengembangan sistem informasi, serta beasiswa pendidikan. Ini adalah kontribusi nyata kami untuk menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan," ujar Naseer, melalui keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026.
Baca Juga :
Pendaftaran SNBP 2026 Resmi dibuka, Cek Link dan Cara Daftarnya"UTB menjadi kampus pertama yang menghadirkan program beasiswa bagi warga binaan. Ini memperluas akses pendidikan yang selama ini sulit dijangkau oleh mereka yang sedang dalam proses pembinaan," kata Eris.
Kegiatan Ikrar Setia NKRI oleh narapidana tindak pidana terorisme. Istimewa.
Senada, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Ishadi Maja Prasetiyo, menilai sinergi ini akan mempercepat proses reintegrasi sosial. Dengan bekal pendidikan tinggi dan keterampilan, warga binaan diharapkan dapat kembali ke masyarakat dengan kapasitas yang lebih mumpuni.
Sebagai bentuk penguatan sinergi, kedua pihak berencana menggelar Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan pada 27 April 2026 mendatang yang akan dipusatkan di kampus Universitas Teknologi Bandung.




