London, VIVA – Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 makin panas. Arsenal kembali kehilangan momentum emas usai ditahan imbang 1-1 oleh Brentford dalam laga yang digelar di Gtech Community Stadium, Jumat dini hari WIB.
The Gunners sebenarnya berada di atas angin. Mereka sempat unggul lebih dulu lewat aksi Noni Madueke yang memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Keane Lewis-Potter muncul sebagai mimpi buruk dengan gol penyeimbang yang membuat publik tuan rumah bersorak.
Hasil ini terasa seperti kekalahan bagi Arsenal. Tambahan satu poin membuat jarak dengan Manchester City semakin terpangkas. Tekanan dalam perburuan gelar kini benar-benar terasa.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia menyebut atmosfer pertandingan di markas Brentford begitu sulit dikendalikan, bahkan mengibaratkannya seperti berada di kasino.
"Sangat sulit untuk mendominasi di sini. Ini seperti kasino, apa pun bisa terjadi, termasuk hal-hal buruk sekalipun," ujar Arteta kepada TNT Sports.
Menurutnya, timnya kehilangan kendali setelah mencetak gol pembuka. Ketika seharusnya bisa menenangkan tempo dan mengontrol permainan, Arsenal justru terpancing permainan fisik dan tekanan bola mati Brentford.
"Kami kehilangan ketenangan saat menguasai bola dan kurang disiplin. Kami terlalu banyak memberikan tendangan bebas yang tidak perlu. Mereka terus menciptakan peluang dari bola mati dan itu memang kekuatan mereka," tambahnya.
Alarm Bahaya di Jalur JuaraSituasi ini jelas menjadi alarm bahaya bagi Arsenal. Beberapa pekan lalu, mereka sempat nyaman di puncak klasemen. Namun konsistensi menjadi persoalan yang kembali muncul di momen krusial.
Di sisi lain, Manchester City menunjukkan mental juara dengan terus menekan. Tim asuhan Pep Guardiola tak menunjukkan tanda-tanda melambat dan siap memanfaatkan setiap celah.
Arteta mencoba tetap tenang menghadapi tekanan tersebut."Situasinya sama seperti beberapa minggu lalu. Kami harus terus bekerja keras. Kami tahu akan datang ke banyak tempat sulit seperti ini dan persaingan ini memang sangat berat," tegasnya.





