Ungkit Ambisi Ketum Partai Lain, Bahlil: Saya Caleg Dapil Papua Saja

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mewanti-wanti para wartawan untuk tidak bertanya mengenai keinginannya pada Pemilu 2029 nanti.

Bahlil menegaskan bahwa dirinya akan menjadi Caleg dari dapil Papua.

Hal tersebut Bahlil sampaikan saat memberikan arahan dalam acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan Golkar di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026) malam.

"Jadi... Saya jujur saja karena untuk itu, saya Caleg. Eh wartawan kamu jangan tanya-tanya saya mau apa lagi ya. Caleg, ya," ujar Bahlil disambut tawa hadirin.

Baca juga: Canda Bahlil, Terancam Dipecat dari Kabinet jika Telat Dampingi Prabowo

Bahlil lantas mengungkit ambisi ketua umum (ketum) partai lain yang ingin maju di Pilpres 2029. Hanya saja, Bahlil enggan membocorkan siapa ketum partai yang dimaksud.

Sejauh ini, baru ada Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang terang-terangan disebut elite partainya akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2029.

"Jangan kamu bikin seperti ketum partai lain, mau jadi ini, jadi ini. Enggak. Saya Caleg. Saya caleg Dapil Papua. Kenapa saya Caleg Dapil Papua? Karena Dapil itu tidak ada kursi. Enggak ada kursi kita," tuturnya.

Bahlil menyampaikan, jika menjadi seorang petarung, maka harus turun ke lapangan.

Dia menyebut petarung sejati tidak hanya menulis dan omon-omon belaka.

Baca juga: Bahlil Minta Suara Golkar Naik 20 Persen pada Pemilu 2029

"Ah itu di Golkar enggak butuh terlalu banyak omon-omon karena semua ahli omon-omon. Semua ahli," ucap Bahlil.

Sementara itu, Bahlil mengindikasikan bahwa seorang ketum partai baru bisa disebut berhasil jika perolehan kursi naik.

Dia lantas mengajak semua kader untuk ikut turun ke lapangan, bahkan para menteri dari Golkar sekalipun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dan besok saya akan wajibkan, semua kader Partai Golkar yang ada di Kabinet, kalau aturan memungkinkan dan insya Allah memungkinkan, itu kita semua turun ikut Caleg. Membesarkan partai ini. Loh harus kerja dong," katanya.

"Caleg enggak, menteri mau. Gimana coba? Enggak bisa, dia harus kerja dong. Gitu. Enggak bisa. Enggak bisa. Enggak ada jatah-jatahan, 'saya enggak perlu Caleg, tapi jatah saya A, jatah saya B'. Hmm. Sorry ya. Enggak ada. Jadi sekarang orientasi kita, kita kerja semua," imbuh Bahlil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aiman Ricky Lolos Sertifikasi Pembimbing Haji: Aku Siap Layani Tamu Allah
• 58 menit lalukumparan.com
thumb
Ikatan Pilot Sampaikan Harapan soal Standar Keamanan Bandara
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
27 Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae ke PT DKI, Minta Rudi S Kamri Dibebaskan
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Jorge Lorenzo Yakin Francesco Bagnaia Bangkit Bersama Ducati di MotoGP 2026, Asalkan...
• 48 menit lalutvonenews.com
thumb
Mahasiswa STIK Polri Angkatan 83 Buat Sumur Bor Air Bersih di Aceh Utara
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.