Siap Gelar Rakernas, 37 Korwil APUDSI Gelar Gala Dinner Bertema Desa Tangguh

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Asosiasi Pelaku Usaha Desa Indonesia (APUDSI) menggelar gala dinner dalam rangka menyambut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan dilaksanakan esok hari, Sabtu, 14 Februari 2026. 

Acara tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan solidaritas antaranggota dari seluruh provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:Peringati HUT ke-1, APUDSI Gelar Rakernas 2026 Bertajuk Resilient Village: Ketahanan Dimulai dari Desa

BACA JUGA:Prabowo Belum Puas Meski Danantara Cetak Lonjakan 4 Kali Lipat Kurang dari Setahun

Ketua Umum APUDSI, Maulidan Isbar, menjelaskan bahwa kegiatan gala dinner merupakan bagian dari rangkaian Pra-Rakernas yang digelar lebih santai setelah agenda formal di siang hari.

"Karena tadi pagi momentum sangat serius, maka malam ini kita cairkan suasananya. Sambil makan dan bercengkrama, banyak hal justru bisa dibicarakan lebih efektif di ruang informal seperti ini," ujar Maulidan.

Menurutnya, kehadiran para perwakilan dari berbagai provinsi menjadi simbol soliditas organisasi dalam mengemban tanggung jawab besar terhadap penguatan ekonomi desa di Indonesia.

Rakernas APUDSI 2026

Pada Rakernas tahun ini, APUDSI mengusung tema "Desa Tangguh", yang menekankan pentingnya ketahanan desa sebagai fondasi utama kekuatan nasional.

BACA JUGA:Alamak! Wagub Sulsel Diadukan ke Bareskrim Gegara Dituding Ganjal Putri Dakka Melenggang ke Senayan

Maulidan menegaskan bahwa ketahanan nasional harus dimulai dari desa, baik dalam aspek pertahanan militer maupun non-militer, terutama di sektor pangan, sumber daya manusia (SDM), dan penguatan ekonomi.

"Ketika desa kuat menghadapi ancaman apa pun, maka Indonesia akan jauh lebih kuat. Kita menghadapi tantangan geopolitik, geostrategi, hingga ancaman krisis global. Maka pondasi pertahanan itu ada di desa," jelasnya.

Ia juga menyinggung posisi strategis Indonesia yang berada di jalur ALKI I dan ALKI II, sehingga ketahanan dalam negeri menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika global.

Maulidan mengakui masih adanya tantangan besar dalam pembangunan desa. Dari total sekitar 75.265 desa di Indonesia, sekitar 20 hingga 30 persen di antaranya masih berstatus tertinggal.

Hal tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah bersama. Namun APUDSI optimistis melalui penguatan ekonomi dan kolaborasi berbagai pihak, desa-desa tertinggal dapat semakin berdaya.

BACA JUGA:PT Pelindo Solusi Logistik Bertransformasi Jadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumor Pacaran Luo Yunxi dan Chen Yao Bikin Fans C-Drama Heboh
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bea Cukai Luncurkan Desain Pita Cukai 2026 Bertema Alat Musik Tradisional untuk Perkuat Pengawasan Barang Kena Cukai
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Di Balik Roda Kayu dan Seragam Kusam, Habibi Jadi Kernet Delman untuk Bantu Keluarga
• 23 jam lalukompas.com
thumb
SPPG Polri Diperkuat dari Hulu ke Hilir, Ini Strategi Kapolri
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Hari Ini, Kerry Anak Riza Chalid Bakal Hadapi Tuntutan Kasus Minyak Mentah
• 22 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.