Bintang Mahaputera Menanti Kapolri, Prabowo: Bentuk Terima Kasih dan Kebanggaan

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencananya untuk menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo. Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia yang dipusatkan di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2).

Dalam kesempatan yang sama, Presiden lebih dahulu menyerahkan sejumlah tanda kehormatan negara kepada tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam mendukung program strategis nasional. Di antara penerima penghargaan tersebut adalah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakil Kapolri Komjen Dedi Prasetyo, serta pengusaha petambak Haji Zaini Sidi yang dinilai berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Saat menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa nama Kapolri belum termasuk dalam daftar penerima penghargaan pada hari itu karena telah dipersiapkan untuk menerima penghargaan yang lebih tinggi.

Menurut Presiden, dedikasi dan kontribusi Kapolri dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk penguatan pelayanan publik dan partisipasi aktif Polri dalam program pemenuhan gizi masyarakat, layak mendapatkan apresiasi khusus dari negara.

“Saya kira beliau pantas mendapatkan penghargaan yang lebih tinggi. Mungkin Mahaputera itu yang tepat,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para undangan yang terdiri dari jajaran pejabat negara, perwira tinggi Polri, serta perwakilan masyarakat.

Ucapan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. Presiden bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah menanyakan langsung kepada Kapolri apakah yang bersangkutan sudah pernah menerima Bintang Mahaputera. Setelah mendapat jawaban belum, Presiden menyatakan komitmennya untuk memberikan langsung tanda kehormatan tersebut.

Bintang Mahaputera merupakan tanda kehormatan tertinggi kedua di Indonesia setelah Bintang Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Presiden kepada warga negara Indonesia yang dinilai berjasa luar biasa dalam menjaga keutuhan, kelangsungan, serta kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Secara historis, Bintang Mahaputera telah dianugerahkan kepada berbagai tokoh nasional dari beragam latar belakang, mulai dari pejabat negara, tokoh masyarakat, akademisi, hingga figur yang memiliki kontribusi besar dalam bidang pertahanan, keamanan, sosial, dan pembangunan nasional.

Penganugerahan ini bukan sekadar simbol seremonial, melainkan bentuk pengakuan negara atas dedikasi panjang, kepemimpinan, dan pengabdian terhadap bangsa dan negara.

Peresmian 1.072 SPPG Polri menjadi momentum penting yang menegaskan peran institusi kepolisian dalam mendukung agenda pembangunan manusia. Program SPPG dirancang untuk memperkuat pelayanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil, guna menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung program-program strategis pemerintah.

Melalui jaringan kepolisian hingga tingkat daerah, Polri dinilai mampu mempercepat distribusi bantuan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran. Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi tersebut.

Ia menilai, keberhasilan program nasional tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi lintas institusi, termasuk aparat keamanan. Menurutnya, Polri telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat.

Dalam suasana yang hangat, Presiden Prabowo juga menyampaikan ungkapan emosional saat berbicara mengenai rencana pemberian penghargaan kepada Kapolri. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai kebanggaan seorang pemimpin kepada bawahannya yang dinilai telah bekerja dengan penuh dedikasi.

“Ini kehormatan bagi seorang pemimpin. Ini kebahagiaan seorang bapak bisa mengucapkan terima kasih kepada anaknya. Kebanggaan,” ujar Presiden.

Pernyataan tersebut memperlihatkan hubungan kerja yang solid antara pimpinan negara dan pimpinan institusi kepolisian. Dalam konteks kepemimpinan nasional, sinergi yang kuat antara Presiden dan Kapolri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong percepatan program prioritas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Kapolri Bukan Hanya Jalankan Tugas Pokok, tapi Peka Kebutuhan Rakyat!
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Syahganda Meyakini Prabowo Subianto Meragukan Ijazah Jokowi
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Bagian Tubuh yang Tetap Hidup setelah Ajal Menjemput Menurut Sains
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera, Aktivitas Warga Mulai Normal
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Klasemen Super League Hari Ini: Menjauh dari Persebaya, Malut United Tempel Persija
• 1 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.