BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kombinasi fenomena tekanan rendah dan sirkulasi siklonik menjadi pemicu utama meningkatnya pertumbuhan awan hujan secara masif.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai provinsi.
Analisis Dinamika Atmosfer: Tekanan Rendah dan KonvergensiBerdasarkan pantauan terbaru BMKG, terdapat wilayah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Lampung, daratan utara Australia, serta Teluk Carpentaria. Kondisi ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Samudera Hindia barat Bengkulu hingga barat daya Lampung.
Baca juga : BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 12–15 Januari
Selain itu, sirkulasi siklonik terdeteksi di Samudera Hindia barat Aceh dan utara Kalimantan Barat. Hal ini memicu terbentuknya daerah pertemuan angin yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang wilayah terdampak.
BMKG memberikan perhatian khusus pada beberapa wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Maluku Utara
- Papua Tengah
Beberapa kota besar di wilayah barat diprediksi akan mengalami hujan petir, antara lain Bengkulu, Jakarta, dan Surabaya. Sementara itu, hujan sedang berpotensi terjadi di Yogyakarta.
Baca juga : Banjir Jakarta Utara Hari Ini 31 Januari 2026: 7 RT Terendam, Warga Marunda Mulai Mengungsi
Beberapa kota lainnya seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, hingga Semarang diprakirakan mengalami hujan ringan. Adapun wilayah seperti Pontianak, Samarinda, dan Banjarmasin diprediksi akan diselimuti awan tebal sepanjang hari.
Wilayah Timur (Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua)Untuk wilayah timur Indonesia, hujan petir diprediksi terjadi di Kendari dan Kupang. Kota-kota seperti Jayawijaya dan Merauke diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Masyarakat di Denpasar, Makassar, Manado, hingga Jayapura diimbau tetap sedia payung karena potensi hujan ringan masih membayangi. Sementara itu, wilayah Mamuju perlu mewaspadai munculnya asap atau kabut yang dapat mengganggu jarak pandang.
- Pantau informasi cuaca secara berkala melalui situs resmi bmkg.go.id.
- Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang.
- Pastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat.
- Siapkan tas siaga bencana jika berada di wilayah rawan longsor.
Cuaca ekstrem disebabkan oleh adanya wilayah tekanan rendah di Samudera Hindia dan sirkulasi siklonik yang memicu terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan angin di berbagai wilayah Indonesia.
Kota mana saja yang diprediksi mengalami hujan petir?Kota-kota yang diprediksi mengalami hujan petir antara lain Jakarta, Surabaya, Bengkulu, Kendari, dan Kupang. Masyarakat di wilayah ini diminta waspada terhadap sambaran petir dan dampak angin kencang.





