GenPI.co - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengapresiasi mental anak-anak asuhannya yang mampu dua kali bangkit, saat imbang 2-2 melawan Persik Kediri.
PSIM Yogyakarta sempat dua kali ketinggalan kedudukan pada laga lanjutan kompetisi Super League di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, itu.
Van Gastel mengatakan para pemainnya mampu merespons dengan baik, sehingga segera bangkit saat tertinggal kedudukan.
“Kami tertinggal dua kali, dan pemain bisa bangkit. Itu merupakan hal yang positif,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (14/2).
Pelatih asal Belanda itu menyampaikan pertandingan berlangsung cukup taktis. Sebab, dua tim sama-sama menjalankan strategi yang baik.
“Secara keseluruhan, satu poin merupakan hasil yang maksimal bagi kami,” tuturnya.
Sementara itu, pemain PSIM Jop Van Der Avert mengatakan hal positif dalam pertandingan itu adalah mental tim yang bangkit dua kali untuk menyamakan skor.
“Kami kesulitan mengusai bola pada menit awal pertandingan. Tetapi, kami melakukan hal yang benar secara taktis,” ucapnya.
Hasil imbang tersebut, membuat tim berjuluk Laskar Mataram ini tetap bertahan di peringkat 7 dengan 32 poin.
PSIM Yogyakarta pada laga berikutnya menjamu Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) mendatang.
Sementara itu, Persik Kediri menempati posisi 11 dengan 26 poin. Pertandingan selanjutnya tim dengan julukan Macan Putih ini, melawan Bhayangkara FC, Jumat (20/2). (ant)
Jangan lewatkan video populer ini:




