REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Papua memprediksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bumi Cenderawasih bakal mengalami peningkatan 20-25 persen pada 2026. Hal itu terlihat dari masuknya pemesanan paket wisata yang sudah ada untuk tujuh sampai delapan bulan ke depan.
Ketua ASITA Papua Iwanta Peranginangin mengatakan kondisi itu menunjukkan minat wisatawan asing terhadap berbagai destinasi wisata di Papua masih cukup tinggi dan stabil. "Dengan tren ini maka menjadi sinyal positif bagi pelaku industri pariwisata daerah yang dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya memulihkan sektor wisata," katanya di Kota Jayapura, Jumat (14/2/2026).
Baca Juga
KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Papua, Pilot dan Kopilot Tewas
Kunci TNI dalam Mengamankan Papua Pegunungan
KSAD Tunggu Mabes TNI Sikapi OPM Tembaki Pesawat Smart Air
Menurut Iwanta, tujuan kunjungan wisman umumnya masih didominasi destinasi berbasis alam dan budaya yang memiliki keunikan serta keaslian yang sulit ditemukan di wilayah lain. Wisman juga tertarik dengan keindahan alam Papua.
"Paket wisata yang paling diminati wisatawan asing antara lain kawasan Raja Ampat di Sorong, Lembah Baliem, serta wilayah pegunungan dan objek wisata alam lain yang menawarkan panorama eksotis dan pengalaman budaya lokal," ujarnya.