JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Tri Tharyat menyatakan, KTT Developing Eight (D-8) yang akan digelar di Jakarta pada April 2026 akan mengagendakan sesi khusus tentang isu Palestina.
Hal tersebut disampaikan Tri Tharyat dalam acara diskusi di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat (14/2/2026).
Tri Tharyat menjelaskan, sesi khussu Palestina dijadwalkan menjadi penutup KTT D-8 di Jakarta. Sedangkan dua sesi awal akan berfokus pada sektor ekonomi dan bisnis.
“Sesi khusus untuk Palestina digelar sebagai bentuk solidaritas dari semua negara-negara D-8 bagi saudara-saudara kita di Palestina,” kata Tri, Jumat (13/2).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun THR ASN dan TNI 2026, Menkeu Purbaya: Cair Awal Ramadan
Tri Tharyat mengatakan, sesi khusus Palestina ini bukan pertama kali dilaksanakan di KTT D-8.
Sebelumnya di KT D-8 Kairo 2024, sesi membahas isu Palestina dan Lebanon juga digelar.
“Isu Palestina ini akan menjadi isu yang selalu menjadi perhatian serius bagi negara-negara D-8,” kata Tri Tharyat dikutip Antara.
Lebih lanjut, Tri menegaskan, tidak ada agenda pembahasan mengenai Dewan Perdamaian bentukan Amerika Serikat (AS) di KTT D-8.
Tri menyebut negara-negara D-8 saling menghormati keputusan mitra organisasinya terkait Dewan Perdamaian, baik yang memutuskan bergabung maupun yang tidak.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- ktt d8
- ktt d8 jakarta
- sesi khusus palestina
- kementerian luar negeri ri
- developing eights





:strip_icc()/kly-media-production/medias/4909196/original/091860900_1722788402-Borneo_FC_-_Ilustrasi_Logo_Borneo_FC_2024_copy.jpg)