Cegah Penyelewengan Dana Desa, Prabowo Kebut Bangun 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah tengah menyiapkan program Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, tengah dibangun setidaknya 30 ribu koperasi yang tersebar di desa-desa Indonesia.

Cegah Penyelewengan Dana Desa, Prabowo Kebut Bangun 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pemerintah tengah menyiapkan program Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, tengah dibangun setidaknya 30 ribu koperasi yang tersebar di desa-desa Indonesia. Bukan tanpa alasan Koperasi Desa Merah Putih ini dibuat.

Presiden Prabowo Subianto menyebutkan Kopdes Merah Putih sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program ini juga disebut menjadi solusi untuk mencegah penyelewengan anggaran yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga:
Pembangunan Kopdes Merah Putih Terus Jalan, 857 Unit Siap Beroperasi

Prabowo menargetkan ratusan koperasi sudah mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang.

“Koperasi Merah Putih yang akan kita bangun sudah mulai sebentar lagi. Mungkin dalam satu sampai dua bulan ini sudah akan beroperasi beberapa ratus koperasi, dan yang hampir berdiri itu sekitar 30.000 koperasi, lengkap dengan gudang-gudangnya,” ujar Presiden di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga:
OJK Catat Pembiayaan Program MBG dan Kopdes Merah Putih Tembus Rp149 Triliun di 2025

Menurut Prabowo, setiap koperasi akan dilengkapi berbagai fasilitas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa. Fasilitas tersebut antara lain gudang penyimpanan, cold storage, gerai usaha, hingga layanan kesehatan dan farmasi desa murah.

Baca Juga:
Pasok Koperasi Desa Merah Putih, Bulog Kantongi Penjualan Rp61,3 Miliar

Di dalam koperasi, masyarakat juga akan mendapatkan akses pembiayaan super mikro dengan bunga ringan. Skema ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan warga desa pada rentenir yang selama ini menjerat ekonomi masyarakat kecil.

“Di situ akan ada farmasi desa murah, obat generik, klinik desa, dan pembiayaan mikro untuk membantu menghilangkan peran rentenir. Bunganya sangat ringan, sangat mudah bagi rakyat,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan, pembiayaan koperasi tidak memerlukan anggaran baru. Pemerintah akan mengarahkan dana desa yang telah digelontorkan selama satu dekade terakhir.

Dia mengakui, selama sepuluh tahun program dana desa berjalan, tidak semua anggaran sampai ke masyarakat. Banyak kepala desa yang tersandung kasus hukum karena tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut.

“Sepuluh tahun kita beri dana desa. Tapi kita harus akui, banyak dana tersebut tidak sampai ke rakyat. Ini dibuktikan dengan banyak kepala desa yang berhadapan dengan hukum karena tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaannya,” ujarnya.

Dengan sistem koperasi yang terpusat dan terstruktur, pemerintah menargetkan distribusi barang subsidi dan layanan ekonomi dapat diawasi lebih ketat. Skema ini diharapkan menutup celah kebocoran anggaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konsekuensi Kepemilikan Kapal Induk Garibaldi setelah Kepastian Hibah dari Italia
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Robert Kiyosaki Blak-Blakan, Banyak Orang Salah Siapkan Uang Pensiun
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo ungkap strategi stop sampah menumpuk di TPA
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Manfaatkan Tren Runners, Ajang Running Ini Tak Cuma Lari Tapi Juga Belanja dengan Cicilan 0 Persen 
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Trailer One Piece Live Action Season 2 Dirilis, Kru Topi Jerami Siap Jelajahi Grand Line
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.