Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham domestik dengan nilai mencapai Rp2,03 triliun padaperdagangan Jumat (13/2/2026). Tekanan jual tersebut menambah akumulasi nilai jual bersih investor asing sepanjang tahun 2026 menjadi Rp16,49 triliun
"Investor asing hari ini (Jumat) mencatatkan nilai jual bersih Rp2,03 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp16,49 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Meski aksi jual dilakukan investor global mencerminkan tingginya kehati-hatian pelaku pasar, data perdagangan saham di BEI selama periode 9–13 Februari 2026 mayoritas justru ditutup dengan positif.
Peningkatan tertinggi terjadi pada volume transaksi harian Bursa pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73% menjadi 45,24 miliar lembar saham dari 43,20 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu nilai kapitalisasi pasar BEI mengalami kenaikan sebesar 3,83% menjadi Rp14.889 triliun dari Rp14.341 triliun pada sepekan sebelumnya.
Peningkatan juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yaitu sebesar 3,49% sehingga ditutup pada level 8.212,271 dari posisi 7.935,260 pada pekan lalu.
Rata-rata frekuensi transaksi harian turut meningkat sebesar 0,37% menjadi 2,74 juta kali transaksi, dari 2,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.
"Namun, rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 6,27% menjadi Rp23,20 triliun, dari Rp24,75 triliun pada pekan sebelumnya," ucap Kautsar.





