Pemandangan Yerusalem menampilkan keindahan kota yang dikenal sebagai salah satu kota tertua di dunia pada Sabtu (14/2), dengan sejarah yang membentang ribuan tahun.
Kota ini menjadi titik temu peradaban sekaligus pusat spiritual bagi tiga agama: Yahudi, Kristen, dan Islam. Letaknya yang strategis di kawasan Timur Tengah membuat Yerusalem tak hanya penting secara religius, tetapi juga politis.
Bagi umat Yahudi, Yerusalem adalah kota suci yang menjadi lokasi berdirinya Bait Suci kuno. Situs paling sakral adalah Western Wall atau Tembok Barat, yang diyakini sebagai sisa tembok penahan kompleks Bait Suci Kedua. Tempat ini menjadi lokasi doa dan ziarah utama bagi umat Yahudi dari seluruh dunia.
Bagi umat Kristen, Yerusalem memiliki arti mendalam karena diyakini sebagai tempat penyaliban, pemakaman, dan kebangkitan Yesus Kristus. Church of the Holy Sepulchre atau Gereja Makam Kudus menjadi situs paling suci, dan setiap tahun dikunjungi jutaan peziarah yang ingin menapaki jejak perjalanan Yesus.
Sementara itu, bagi umat Islam, kawasan Al-Aqsa Mosque merupakan situs suci ketiga setelah Makkah dan Madinah. Kompleks ini diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melakukan peristiwa Isra Mikraj. Karena nilai religius dan historisnya yang sangat tinggi, Yerusalem hingga kini tetap menjadi pusat perhatian dunia, baik dalam konteks keagamaan maupun dinamika politik kawasan.





