Cari Biawak, Anak di Waru Sidoarjo Tertimpa Pagar yang Dipanjat

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Warga di kawasan Perumahan Deltasari, Kecamatan Waru, Sidoarjo sempat dikejutkan dengan seorang anak di bawah umur yang tergeletak tak sadarkan diri di depan SMP Al Falah, pada Sabtu (14/2/2026) pagi.

Laporan yang diterima Suara Surabaya, anak tersebut ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya, tepatnya bagian tangan. Selain itu di bagian wajah juga terdapat bercak darah.

Kompol Miftahul Amin Kapolsek Waru saat dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa itu murni kecelakaan yang diakibatkan oleh aktivitas korban sebelum kejadian.

Peristiwa ini bermula ketika korban bersama rekannya inisial A,  sedang beraktivitas di sekitar Perumahan Deltasari. Keduanya berniat mencari biawak dan ikan di area tersebut.

“Pada hari Sabtu sekitar jam 10.15 WIB, saudara A dan korban sedang mencari hewan nyambek (biawak) dan ikan di lokasi kejadian,” jelas Kompol Miftahul Amin dalam keterangannya saat dikonfirmasi.

Saat sedang mencari hewan buruan tersebut, kedua anak ini berbagi tugas. A fokus mencari ikan di sekitar lokasi, sedangkan korban memutuskan untuk memanjat pagar salah satu rumah warga.

Berdasarkan keterangan saksi yang berada di lokasi, korban terlihat memanjat pintu pagar rumah milik warga inisial B di Perum Deltasari Blok AZ.

“Saksi melihat dua anak kecil tersebut di lokasi. Korban pada saat itu sedang memanjat pintu pagar rumah milik saudara Bima. Namun, saat korban hendak turun, tiba-tiba pagar tersebut ambruk dan mengenai tubuh korban,” tambah Kompol Miftahul Amin.

Pagar besi yang cukup berat tersebut menimpa tubuh korban hingga menyebabkan luka-luka serius dan membuat korban langsung pingsan di lokasi kejadian.

Melihat kejadian tersebut, saksi dan warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Korban yang tak sadarkan diri kemudian dilarikan ke rumah sakit.

“Selanjutnya, korban langsung dibawa ke RS Siti Khotijah untuk mendapatkan perawatan medis intensif,” tutup Kapolsek Waru.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain di luar rumah. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gentengisasi: Antara Estetika dan Nihilnya Kesadaran Risiko Bencana
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kapolri Lepas 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Polri untuk Aceh-Sumatera
• 33 menit laludetik.com
thumb
Komisi Penyiaran Indonesia, Regulator yang Masih “Tersembunyi” di Mata Publik
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Berkali-kali Cetak ATH, Ini Faktor Utamanya dan Prospek Kenaikan Selanjutnya
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kodam XII/Tanjungpura Luncurkan Operasi Gaktib dan Yustisi 2026
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.