Meteran PDAM di Jalan Kalianyar Surabaya Digergaji Pencuri, Air Meluber hingga Pagi

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Aksi pencurian meteran air kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini, meteran PDAM milik sebuah ruko di Jalan Kalianyar No. 26 D, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, yang jadi sasarannya.

Pelaku yang aksinya terekam kamera CCTV itu, nekat menggergaji meteran PDAM di depan ruko tersebut pada dini hari, yang kemudian mengakibatkan kebocoran air parah hingga pagi harinya.

Valentino (39 tahun) selaku pemilik mengatakan, baru menyadari kejadian tersebut pada pagi hari saat hendak membuka tokonya. Ia dikagetkan dengan kondisi air yang sudah meluber di depan bangunan rukonya, dan mendapati meteran yang terpasang di depan ruko dalam kondisi sudah tiadak ada.

“Jadi kejadiannya jam sekitar jam 03.00 pagi tadi. Saya baru tahunya sekitar jam 8.30 mungkin ya. Itu bocor. Jadi selangnya (pipanya) itu (meteran–red) digergaji sama dia. Selang PDAM pusatnya itu,” ungkap Valentino saat melaporkan kejadian tersebut ke Radio Suara Surabaya, Sabtu (14/2/2026).

Mendapati hal tersebut, Valentino kemudian langsung mengecek rekaman CCTV yang ada di lokasi. Hasilnya, terlihat ada seorang tak dikenal yang mengendarai motor matic, beraksi sendirian menggergaji meteran PDAM miliknya.

Dalam rekaman CCTV yang juga dibagikan Valentino ke Suara Surabaya, terlihat pelaku awalnya melaju dari arah barat. Tapi, tak lama kemudian, pelaku yang memakai motor matic, tanpa helm, memakai penutup kepala berwarna merah dan membawa sejumlah karung itu putar balik untuk melawan arah dan menghampiri toko tersebut.

“Yang saya lihat itu, jadi (awalnya) orangnya itu lewat dari arah berlawanan terus dia putar balik. Jadi mungkin dia sudah baca atau lihat-lihat dulu, baru setelah itu dia potong itu selang dari PDAM terus langsung dicabut langsung dia kabur,” jelas Valentino.

Pelaku sendiri sempat melakukan kesalahan. Gergaji miliknya yang dipakai untuk memotong meteran itu tertinggal. Tapi uniknya, kata Valentino, pelaku sempat kembali ke lokasi beberapa menit kemudian mengambil gergaji tersebut.

“Selang tiga menitan (pelaku kembali). Jadi itu kan tadi kejadian jam 03.03 WIB. Terus setelah jam 03.08 menit itu balik ngambil gergajinya yang ketinggalan,” tambahnya.

Dari pengamatan CCTV, Valentino menyebutkan ciri-ciri pelaku yang terlihat cukup jelas karena tidak menggunakan penutup wajah maupun helm.

“Kalau plat nomor depan sama belakang sudah enggak ada. Mio-nya itu warna biru. Dia enggak pakai helm. Cuma pakai kayak topi merah gitu. Orangnya sekitarumur 45 ke atas atau 50-an begitu,” paparnya.

Valentino mengaku bahwa rukonya memang pernah menjadi sasaran pencurian sebelumnya, namun dengan barang bukti yang berbeda.

“Dulu tempat saya pernah kemalingan juga di dalam ruko. Cuma keran air, keran air sama itu siphon (air) bawah itu. Padahal itu bukan besi, itu cuma aluminium. Memang dari fisik luarnya kelihatan kayak emas-emas gitu,” kenangnya.

Atas kejadian hilangnya meteran PDAM ini, Valentino akan melaporkan pencurian tersebut ke pihak berwajib dan instansi terkait. “Barusan ini mau saya jalan ke Polsek, baru nanti ke kantor PDAM-nya,” tutupnya. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berapa Saldo Minimal BCA? Cek Ketentuan per Jenis Tabungan
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo: Jangan-jangan Perlu Sedikit Otoriter untuk Lawan Koruptor
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
HARRIS Hotel Bundaran Satelit Optimistis Dongkrak Kinerja Ramadan Lewat Promo “The Journey of 7 Iftar”
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Cath Lab RSUD Kota Tangerang Siap Layani Peserta BPJS Kesehatan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pramono juga ingin MTQ digelar dari tingkat kelurahan hingga provinsi
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.