MAKASSAR, FAJAR — Lapak “Dessert Boo” menjadi salah satu pusat perhatian dalam kegiatan Market Day 08 yang digelar RT 08 RW 14 Kelurahan Kassi-Kassi, di Lapangan Kompleks Permata Hijau Lestari, 14–15 Februari 2026.
Kegiatan ini diinisiasi Ketua RT 08 RW 14, Arief Ardiansa, sebagai langkah mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis warga.
Mengusung tema “Tumbuh Bersama: Dari Warga untuk Warga”, Market Day 08 menghadirkan beragam produk kuliner, fesyen, hingga kebutuhan rumah tangga yang seluruhnya dikelola warga setempat. Konsep tersebut menekankan perputaran ekonomi di dalam lingkungan kompleks, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Produk UMKM dari warga dibelanjakan oleh warga, sehingga perputaran ekonomi terjadi di lingkungan kompleks sendiri. Ini semangat yang ingin kami bangun,” ujar Arief, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Arief, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat ekosistem UMKM di tingkat lingkungan terkecil. Ia optimistis, jika respons warga positif, Market Day dapat digelar secara rutin dan menjadi contoh bagi RT lain, baik di Kompleks Permata Hijau Lestari maupun wilayah lain di Makassar.
“Kalau respons warga bagus, kita akan lanjutkan ke depan. Minimal ini menjadi permulaan yang baik,” katanya.
Di antara puluhan pelaku usaha yang ambil bagian, “Dessert Boo” tampil menonjol dengan aneka hidangan penutup yang menarik minat pengunjung. Pemiliknya, Nadhira, mengaku bersyukur atas antusiasme warga terhadap produknya.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu UMKM seperti kami. Selain bisa jualan, kami juga bisa lebih dekat dengan warga sebagai pelanggan. Semoga kegiatan seperti ini rutin diadakan,” ujar Nadhira.
Selain Dessert Boo, sejumlah UMKM lain yang berpartisipasi antara lain Lapak Gemoy Baroka, Trioza Store, Rumah Jahit Icha, Master Pentol, Momy Bear Cooking, Babakarim MKS, Dapur Ozom, Moochi Binggo, Dapur Ummu Azril, Kedai Binggo, Dapur Bu Fahmi, Coto Puang Ayam Kampung, Gardenia, Roti dan Brownies Daeng, Hewa Mineral, Nooe Mukenah, Pasukan Nasi Bungkus, dan Noor Mukenah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga ruang interaksi sosial antarwarga. Penguatan ekonomi berbasis komunitas dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian sekaligus mempererat solidaritas di lingkungan permukiman.
Market Day 08 diharapkan menjadi model pengembangan UMKM berbasis lingkungan, sekaligus memicu lahirnya pelaku usaha baru dari tingkat komunitas. (*)





