JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat Hubungan Internasional, Hikmahanto Juwana mewanti-wanti Presiden RI Prabowo Subianto jelang pertemuan perdana Board of Peace (BoP).
Pasalnya, Prabowo berpeluang bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.
Pertemuan perdana anggota Board of Peace akan dilakukan di Washington, Amerika Serikat (AS) pada 19 Februari 2026 mendatang.
Baca Juga: Indonesia Gabung BoP Bentuk Ikhtiar untuk Palestina, Bisa Aliansi dengan Kekuatan Kawasan
Israel akhirnya bergabung dengan BoP, sehingga peluang Prabowo bertemu dengan Netanyahu cukup besar.
Hikmahanto mengatakan, Prabowo harus memikirkan konstituen di Indonesia jika bertemu dengan Netanyahu.
“Masalahnya konstituen kita di Indonesia bisa menerima ini, nggak? Jangan sampai nanti bapak Presiden tersenyum, peluk-pelukan (dengan Netanyahu), nah itu bahaya, kalau menurut saya,” ujarnya di Bola Liar Kompas TV, Jumat (13/2/2026).
“Kalau harus bertemu datar saja, mungkin, ya kalau bisa dihindari, hindari,” tambahnya.
Hikmahanto menegaskan, Prabowo harus memperhitungkan, bukan hanya peranan Indonesia dalam memerdekakan Palestina, tetapi juga apakah tindakan itu bisa diterima rakyat.
Ia juga menegaskan sangat sulit bagi Prabowo, dalam analoginya, menjadi “kuda trojan” masuk ke BoP untuk mempengaruhi atau memberi warna.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- benjamin netanyahu
- board of peace
- hikmahanto juwana
- israel
- gaza





