Tanggapan Baskara Mahendra Disebut Spek Pegawai Pabrik oleh Netizen Korea

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Publik soroti tanggapan Baskara Mahendra disebut spek pegawai pabrik oleh netizen Korea. Sang aktor beri respon santai terhadap ejekan yang dilontarkan oleh warga Korea Selatan.

Nama Baskara Mahendra mendadak jadi perbincangan di media sosial, khususnya X, usai seorang netizen Korea Selatan atau kerap disebut K-netz, mengomentari foto sang aktor dengan nada ejekan. Akun @bbongbbongboro menyebut bahwa semua pria Indonesia berwajah seperti mantan suami Sherina Munaf tersebut.

"Mereka semua terlihat seperti ini (emoticon muntah)," tulis akun tersebut.

Menurut K-Netz, wajah Baskara Mahendra yang disebut tampan oleh orang Indonesia, banyak ditemui di pabrik-pabrik Korea. Ejekan ini pun mendapat tanggapan Baskara Mahendra lewat akun media sosialnya.

Orang Indonesia yang menganggap pria ini tampan, datanglah ke pabrik di Korea. Ada banyak orang Indonesia seperti ini di pabrik Korea. Tapi apakah kamu bisa mendapatkan visa kerja? Apakah kamu punya paspor untuk itu?” tulisnya.

Pernyataan tersebut membuat netizen Indonesia terpancing hingga membela sang aktor. Netizen yang kesal ikut melontarkan sindiran balik terhadap K-Netz.

"Gue suka Kpop sama drakor, tapi mata gue masih bisa lihat dengan jelas lebih ganteng Baskara daripada warlok Korea," kata akun @qaku***.

Usai namanya viral dan menjadi perbincangan warganet, seperti apa tanggapan dari Baskara Mahendra? Tak ikut terpancing emosi, Baskara justru memberikan tanggapan positif terkait perang dunia maya tersebut.

Lewat Instagram storynya yang diunggah pada Rabu (11/2/2026), Baskara justru memberikan pesan apresiasi terhadap solidaritas warga Asia Tenggara.

Menurutnya dari perang ini, negara-negara di Asia Tenggara justru aktif mempromosikan grup lokal mereka di media sosial. Ia pun bangga dengan hal ini.

"SEAblings berkumpul untuk mempromosikan boy/girlband lokal kami. Senang melihatnya!" tulis Baskara di akun Instagram, dikutip dari TribunnewsMaker.com.

 

Tanggapan Baskara Mahendra terhadap ejekan dari K-Netz yang menyebutnya spek pegawai pabrik ini pun menuai pujian dari penggemar. Sikap aktor 33 tahun itu dinilai sebagai respon halus terhadap dinamika yang sedang terjadi di dunia maya.

Awal Mula Konflik

Dikutip dari Kompas.com, konflik dunia maya antara K-Netz dengan netizen Indonesia ini berawal dari konser band asal Korea Selatan bernama Day6 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada akhir Januari 2026 lalu. Konser ini juga dihadiri oleh fansite Korea alias fans yang bertugas mengambil foto dan video berkualitas tinggi dari idol K-Pop secara eksklusif.

Saat konser berlangsung, seorang fansite asal Korea Selatan itu terlihat membawa kamera profesional yang berukuran cukup besar hingga mengganggu pandangan dari penggemar lainnya. Terlebih, apa yang dilakukan fansite dengan perangkat tersebut merupakan pelanggaran dari aturan yang diterapkan promotor konser.

Insiden ini akhirnya diviralkan oleh netizen Malaysia dan membuat fansite tersebut murka. Fansite Korea itu pun mengancam netizen Malaysia dengan pasal hukum.

Hingga pada akhirnya fansite Korea tersebut minta maaf sendiri lewat cuitan di akun X.

"Perkara awalnya tuh krn pas konser DAY6 di KL, si fansite bawa kamera pro & lensa tele pdhl barang yg dilarang sama promotor konser. Ke foto sama penonton MY. Fansitenya ngamuk, ngancem pake UU ITE. Sempet war kecil, tp akhirnya dia ngetwit minta maaf," tulis akun @kcharenina.

Sempat mereda, war kecil tersebut justru kembali terpantik usai seorang K-Netz kembali menyinggung persoalan itu dengan cuitan yang bernada rasisme. Netizen Korea mengejek fisik orang-orang Asia Tenggara hingga menyinggung kondisi perkonomian.

Cuitan bernada rasis tersebut tak hanya memantik amarah netizen Malaysia, namun juga Indonesia. Warganet tak terima negara serumpun dihina oleh K-Netz.

Konflik pun berlanjut dengan terlibatnya netizen dari negara Thailand, Vietnam, dan Filipina yang ikut menyerang netizen Korea Selatan. Kemudian tagar dan istilah SEAblings kembali mencuat, menunjukkan kekompakan antar warganet di Asia Tenggara.

 

Hingga saat ini, perang dunia maya antar negara tersebut masih menjadi topik panas dan memicu diskusi yang lebih luas terkait rasisme, etika dan dinamika hubungan antarnegara di Asia. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mini LNG Pasuruan Ditargetkan Pangkas Beban Impor Energi
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ramalan Keuangan Shio 14 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Link Live Streaming Pisa Vs AC Milan Dini Hari Nanti, Kick-Off Jam 02.45 WIB
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Misi Besar Suzuki XBee di IIMS 2026
• 55 menit laluviva.co.id
thumb
Hakim AS Temukan ICE Halangi Akses Hukum Tahanan Minnesota
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.