Bocah 12 Tahun di Demak Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Selidiki

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Demak: Bocah perempuan berusia 12 tahun ditemukan tak bernyawa di rumahnya, di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diduga bunuh diri. Kepolisian masih mendalami kasus kematian tersebut.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp bernada makian beberapa hari sebelum kejadian. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Demak, AKP Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan adanya unggahan tersebut. Namun, pihaknya belum menyimpulkan keterkaitan langsung antara percakapan itu dengan penyebab kematian korban.

“Benar, korban sempat mengunggah tangkapan layar percakapan tersebut beberapa hari sebelumnya. Namun hal itu belum bisa langsung disimpulkan sebagai penyebab utama kejadian,” kata Anggah, Sabtu, 14 Februari 2026.

Baca Juga :

Pelajar Tewas Usai Lompat dari Flyover Pasupati Bandung
Selain mengunggah tangkapan layar, korban juga menuliskan kalimat bernada curahan perasaan. Unggahan itu kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi masyarakat. Kronologis Penemuan Korban Berdasarkan pemeriksaan awal, peristiwa diketahui pertama kali oleh ibu korban saat pulang ke rumah sekitar pukul 18.01 WIB. Dari rekaman CCTV, ibu korban masuk ke rumah dan mendapati anaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Dua menit kemudian, ibu korban keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Warga yang datang membantu membawa korban ke Rumah Sakit Wongsonegoro Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan adanya tanda-tanda mati lemas dengan luka lecet di leher yang sesuai dengan indikasi gantung diri. Tidak ditemukan tanda kekerasan lain,” jelasnya.

Ilustrasi. Metrotvnews.com.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 21.30 WIB dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan CCTV dan aktivitas terakhir ponsel korban, polisi memastikan tidak ada orang lain yang masuk ke rumah sebelum ibu korban tiba.

“Dengan rentang waktu yang sangat singkat dan bukti yang ada, kami pastikan tidak terdapat unsur pembunuhan dalam peristiwa ini,” tegas Anggah.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Polisi juga mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan kondisi psikologis anak dan membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga.

Anda tidak sendirian. Jika merasa ingin menyakiti diri sendiri atau berpikir untuk bunuh diri, hubungi 119 ext. 8 (SEJIWA/Healing119) atau akses www.healing119.id untuk terhubung dengan konselor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diduga Terima Setoran Narkoba, Kapolres Bima Kota Ditahan Propam Mabes Polri | BORGOL
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Inspirasi Outfit Buat Valentines Dinner
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kementerian ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertifikat Aset Pemprov DKI Senilai Rp102 Triliun dan Cetak Rekor Nasional
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Tatanan Dunia Berbasis Aturan Telah Runtuh
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Momentum Ramadan-Lebaran Dongkrak Optimisme Industri Hotel di Jawa Timur
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.