Punya 55 Gerai, Berikut Strategi Pengusaha Ini Bawa Pisang Madu Jadi Camilan Kekinian

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pisang madu hangat dengan balutan rasa manis dan tekstur renyah semakin diminati sebagai camilan favorit masyarakat perkotaan. Selain praktis dan manis, camilan ini kerap dinikmati untuk momen santai maupun kebersamaan keluarga.

Fenomena ini mendorong beberapa pelaku bisnis kuliner dan UMKM untuk mengembangkan konsep pisang goreng modern, salah satunya Pisang Madu Pasti, yang selama lima tahun terakhir terus ekspansif. Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, brand yang didirikan oleh Rio Saputra ini baru saja membuka gerai ke-55 di Graha Raya, Tangerang, dengan target mencapai 100 outlet pada tahun depan.

Lantas, strategi apa saja yang membuat Pisang Madu Pasti terus berkembang dan menjadi top of mind di kategori camilan pisang madu?

1. Konsistensi Produk dan Layanan

Rio menekankan bahwa konsistensi adalah fondasi pertumbuhan. Sejak didirikan pada 2021, Pisang Madu Pasti menerapkan standar bahan baku dan proses produksi yang seragam di setiap outlet guna menjaga kualitas rasa.

“Sekarang bukan hanya soal rasa enak, tetapi juga higienitas, inovasi, dan konsistensi. Pertambahan jumlah outlet bukan sekadar angka, tapi cerminan tim, sistem, dan identitas brand yang kuat,” ujarnya.

Untuk menjaga standar ini, semua outlet dikelola internal tanpa skema kemitraan, memastikan rasa dan layanan tetap seragam di semua gerai.

Baca Juga

  • Rentan Pemalsuam, UMKM Wajib Verifikasi Dokumen Digital
  • Dari Kampung Baru Solo, UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Premium di Inacraft 2026
  • UMKM RI Sukses Tembus Pasar Eropa Berkat Marketing Handholding
2. Cita Rasa yang Terjaga

Pisang Madu Pasti memiliki dua varian utama yakni pisang madu bulat original dan pisang madu crispy, dengan tingkat permintaan yang relatif seimbang.

“Penggemar pisang madu bulat tetap setia karena teksturnya lembut di dalam dan renyah di luar, sementara yang crispy lebih ringan dan garing. Keduanya punya segmen masing-masing,” jelas Rio.

Selain menu utama, Pisang Madu Pasti juga menambahkan lini camilan lain seperti siomay goreng dan tahu walik. Dalam waktu dekat, menu risol akan diluncurkan sebagai tambahan pilihan camilan hangat.

3. Transformasi Camilan Tradisional Jadi Modern

Pisang goreng yang dulunya dikenal sebagai jajanan pinggir jalan kini hadir di kios atau ruko mandiri dengan desain nyaman dan akses mudah. Pembukaan outlet di Graha Raya dipilih karena visibilitas tinggi dan kawasan yang sedang berkembang dengan berbagai brand kuliner baru.

Dalam satu hingga dua tahun terakhir, perusahaan juga beralih dari model kontainer dan gerobakan ke kios atau ruko berdiri sendiri, meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat positioning sebagai brand camilan modern.

4. Memanfaatkan Momentum

Selain menjaga kualitas, Pisang Madu Pasti memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan camilan berbuka. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, terjadi peningkatan signifikan selama periode tersebut.

“Antusiasme pelanggan saat Ramadan tinggi karena pisang madu cocok sebagai camilan berbuka. Kami akan mengoptimalkan operasional di jam-jam menjelang buka puasa,” ujar Rio.

Sebagai bagian dari perayaan pembukaan gerai, Pisang Madu Pasti menghadirkan promo buy one get one selama tiga hari bagi pelanggan di Graha Raya mulai 13 hingga 15 Februari 2026.

Ke depan, perusahaan menargetkan ekspansi hingga 75 outlet pada akhir tahun dan mencapai 100 outlet pada tahun depan. “Target kami bukan hanya menambah gerai, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjaga kualitas di setiap outlet,” tutup Rio.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Remaja Depok yang Tawuran Selama Ramadan Bakal Dimasukkan ke Pondok Pesantren Kilat
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Komisi II DPR Tinjau Layanan Sertifikat Elektronik di Jember, Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Sebanyak 18 Negara Konfirmasi Hadir di Indonesia International Search and Rescue 2026
• 8 jam lalupantau.com
thumb
PHRI Rancang Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisman saat Low Season
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Permintaan Maaf Wali Kota Denpasar Usai Sebut Penonaktifan BPJS PBI Instruksi Presiden | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.