Eka Hospital MT Haryono secara resmi membuka Klinik Atrial Fibrilasi (AF Clinic) sebagai pusat layanan terpadu untuk diagnosis dan penanganan gangguan irama jantung (aritmia), khususnya atrial fibrilasi (AF).
Peluncuran ini menjadi wujud komitmen Eka Hospital dalam menghadirkan layanan kardiovaskular berstandar internasional, dengan dukungan tim dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang kompeten serta teknologi medis mutakhir.
AF Clinic hadir sebagai layanan khusus untuk menangani berbagai jenis gangguan irama jantung terutama atrial fibrilasi, salah satu jenis aritmia yang paling sering terjadi dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penurunan kualitas hidup.
Klinik ini menyediakan konsultasi dan evaluasi menyeluruh gangguan irama jantung, pemeriksaan penunjang seperti Elektrokardiogram (EKG), holter monitoring, dan studi elektrofisiologi. Termasuk, tindakan intervensi seperti ablasi kateter serta edukasi dan pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.
Dengan pendekatan secara multidisiplin diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pasien serta kualitas hidup secara optimal.
Tim Dokter Ahli & Berteknologi Modern
AF Clinic Eka Hospital didukung oleh tim dokter aritmia berpengalaman dengan kualifikasi nasional dan internasional, antara lain dr. Ignatius Yansen Ng, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, FAPSC, dr. Daniel Tanubudi, SpJP, FIHA, dr. Hendyono Lim, Sp.JP, FIHA dan dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS.
Seluruh dokter AF Clinic memiliki kompetensi dalam bidang elektrofisiologi dan penanganan aritmia, serta aktif mengikuti perkembangan ilmu kardiologi global, sehingga memastikan pasien mendapatkan tata laksana sesuai standar internasional.
Sheirly Novan Indra selaku Hospital Director Eka Hospital MT Haryono menyampaikan pengembangan AF Clinic merupakan bagian dari strategi Eka Hospital Group dalam memperkuat layanan kardiovaskular, dengan menghadirkan pusat layanan jantung berstandar tinggi serta berteknologi modern dan tim medis multidisiplin.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap penanganan aritmia yang cepat dan akurat yang dilakukan secara terpadu," ujarnya saat peresmian AF Clinic, Jumat (13/2/2026).
Dia menjelaskan kehadiran AF Clinic menjadi salah satu keunggulan Eka Hospital MT Haryono mengingat tidak banyak fasilitas kesehatan di Indonesia yang memiliki kelengkapan layanan serta sumber daya dokter yang mampu melakukan tindakan intervensi aritmia secara komprehensif.
Menurutnya, dengan dukungan teknologi medis modern dan tim multidisiplin yang solid, Eka Hospital MT Haryono mampu memberikan penanganan AF yang lebih presisi, aman, dan terintegrasi.
Dalam momentum peluncuran, Eka Hospital MT Haryono juga memperkenalkan kembali layanan teknologi terkini Pulsed Field Ablation (PFA) sebagai metode ablasi kateter paling mutakhir dan aman dalam penanganan aritmia, khususnya atrial fibrilasi.
PFA merupakan teknik ablasi terbaru yang menggunakan energi listrik bertegangan tinggi dengan mekanisme electroporation selektif untuk menargetkan jaringan jantung penyebab gangguan irama.
Dibandingkan metode ablasi konvensional berbasis panas (radiofrequency) atau dingin (cryoablation), PFA memiliki keunggulan antara lain lebih selektif pada jaringan jantung yang ditargetkan, risiko cedera pada jaringan sekitar lebih minimal, serta prosedur lebih cepat dan efisien.
Sheirly menambahkan peluncuran AF Clinic ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan tepat gangguan irama jantung, sekaligus memperkuat posisi Eka Hospital sebagai pusat layanan jantung dan pembuluh darah yang unggul dan terpercaya di Indonesia.
"Ke depan, Eka Hospital MT Haryono berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan kardiovaskular guna menjawab kebutuhan masyarakat akan penanganan penyakit jantung yang semakin kompleks," ucapnya.





