Dumai, VIVA –PT Pelita Air Service resmi merampungkan reaktivasi operasional Bandara Pinang Kampai Dumai melalui lini bisnis airport management. Bandara tersebut kini siap kembali melayani penerbangan reguler maupun charter dengan fokus rute domestik.
Reaktivasi ini mencakup kesiapan infrastruktur, termasuk landasan pacu sepanjang 1.800 meter yang dinilai memadai untuk mendukung operasional penerbangan.
Direktur Utama PT Pelita Air Service, Dendy Kurniawan, menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem transportasi udara nasional melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
- Dok. Pelita Air
“Sinergi yang kami jalin dengan Pemerintah Kota Dumai, Kementerian Perhubungan, Airnav dan BMKG menjadi hal yang esensial dalam proyek reaktivasi Bandara Pinang Kampai. Kami dan seluruh pemangku kepentingan berada dalam komitmen yang sama untuk meningkatkan konektivitas udara nasional, khususnya di wilayah Sumatra,” ujar Dendy Kurniawan dalam keterangannya yang diterima VIVA, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, kolaborasi dengan Pemerintah Kota Dumai diarahkan untuk memastikan keberlanjutan operasional bandara dalam jangka panjang.
"Pemerintah Kota Dumai telah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pembukaan rute-rute seperti Dumai–Padang, Dumai–Pekanbaru, Dumai–Medan, Dumai–Batam, Dumai–Jakarta, dan rute strategis lainnya bagi maskapai-maskapai yang berminat," ungkap Dendy.
Ia menambahkan, keberhasilan reaktivasi ini juga didukung penuh oleh melalui Direktorat Bandar Udara dan Direktorat Navigasi Penerbangan, serta sebagai BUMN penyelenggara layanan navigasi penerbangan.
"Bandara Pinang Kampai dapat beroperasi kembali secara resmi tentunya berlandaskan Sertifikat Bandar Udara dan Sertifikat Pelayanan Navigasi dan Komunikasi Penerbangan yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan dan Airnav Indonesia, yang selaras dengan Civil Aviation Safety Regulations (CASR)," jelasnya.
Dukungan teknis juga diberikan oleh (BMKG).
"Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga turut memberikan dukungan teknis melalui instalasi perangkat barometer untuk memastikan akurasi data di area bandara. Hal ini penting dalam menjamin keselamatan penerbangan," ucap Dendy.
Bandara Pinang Kampai Dumai sendiri merupakan aset milik . Sebagai anak usaha Pertamina, Pelita Air memastikan pengelolaan bandara dilakukan secara optimal dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Bandara Pinang Kampai sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Dumai serta kawasan sekitarnya. (ILN)





