Dua Hari Ikut Festival Bandeng Rawa Belong, Pedagang Raup Omzet Rp 30 Juta

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah pedagang ikan di Festival Bandeng Rawa Belong mengaku mampu meraup omzet belasan hingga puluhan juta rupiah setiap kali acara tahunan tersebut digelar.

Lonjakan penjualan terutama terjadi menjelang perayaan Imlek, saat permintaan ikan bandeng meningkat tajam.

Salah satunya adalah Siti (50), pedagang ikan bandeng yang hampir setiap tahun membuka lapak di Jalan Sukabumi Utara, kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, menjelang Imlek.

"Pokoknya setiap Imlek, setiap tahun, sudah 20 tahunan kali ini," tutur dia ketika diwawancarai Kompas.com di lokasi, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Pramono Borong 6 Bandeng Jumbo di Festival Rawa Belong, Terbesar 14,67 Kg

Siti menjelaskan, sebelum dikemas dalam bentuk festival, para pedagang bandeng biasanya berjualan secara mandiri dengan lapak kayu yang berjajar di kawasan Rawa Belong setiap menjelang Imlek.

Namun, dalam dua tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jakarta mengemas tradisi tersebut menjadi sebuah festival yang dipadukan dengan beragam pertunjukan kebudayaan. Menurut Siti, perubahan ini membawa dampak positif bagi pedagang.

Dengan konsep festival, aktivitas jual beli menjadi lebih tertata, pengunjung lebih ramai, dan pendapatan pedagang pun meningkat signifikan.

Pada penyelenggaraan tahun lalu, Siti mengaku mampu meraih omzet hingga puluhan juta rupiah hanya dalam dua hari.

"Tahun kemarin, dua hari itu dapat omzet Rp 30 juta. Kalau hari ini kan baru tadi pagi, lakunya baru 12 ekor, belum dihitung omzetnya," ungkap dia.

Hal serupa dirasakan pedagang bandeng lainnya, Hidayatullah (50). Ia menyebutkan, omzet penjualannya pada festival tahun lalu mencapai sekitar Rp 18 juta dalam dua hari.

"Kalau tahun kemarin dapat Rp 18 juta dalam waktu dua hari," ucap dia.

Sementara pada pelaksanaan tahun ini, meski baru berjualan sejak pagi, omzet Hidayatullah telah mencapai sekitar Rp 5 juta.

Baca juga: Tiba di Festival Bandeng, Pramono: Cariin Bandeng Paling Gede, Saya Bayarin...

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Bagi Hidayatullah, Festival Bandeng Rawa Belong selalu menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan setiap tahun. Menurutnya, pembeli bandeng tidak hanya datang dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah penyangga.

Ia menyebut, pembeli kerap berdatangan dari Bogor, Bekasi, dan sejumlah wilayah lain untuk berburu bandeng berukuran besar khas Rawa Belong.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Halocoko Raih Rekor MURI Setelah Bagikan 1,1 Juta Es Krim kepada Anak-Anak di Seluruh Indonesia
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya Kembali Periksa Richard Lee pada 19 Februari 2026
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Maruarar Dorong Gotong Royong dan Gentengnisasi untuk Percepat Renovasi Rumah Warga
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Luke Vickery Tertarik Bela Timnas Indonesia: Bisa Isi Semua Posisi di Lini Depan
• 12 jam lalubola.com
thumb
Muslim Pro Kini Tersedia di MyTelkomsel, Buat Ramadan Jadi Lebih Berkesan
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.