Jelang Ramadan, Raja Salman Salurkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Keluarga Miskin di Jakarta

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat Indonesia jelang Ramadan. Seperti tahun sebelumnya, bantuan pangan itu ditujukan untuk masyarakat tidak mampu.

Ketua BAZNAS RI Noor Achmad mengatakan bantuan tersebut selalu dinantikan masyarakat setiap menjelang Ramadan seperti sekarang. Ia pun mengapresiasi bantuan dari KSrelief tahun ini.

"Kita untuk kesekian kalinya kembali mendapatkan bantuan dari Pusat Bantuan Kemanusiaan dan Pertolongan Raja Salman (KSrelief). Alhamdulillah, bantuan ini memang sangat ditunggu oleh masyarakat Indonesia,” ujar Noor, dikutip Jumat (14/2/2026).

"Bantuan tersebut kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, yang kondisi rumahnya belum layak, kondisi ekonominya lemah, dan kehidupan keluarganya juga dalam keadaan kurang baik. Ketika mereka mendapatkan bantuan dari Pusat Bantuan Kemanusiaan dan Pertolongan Raja Salman (KSrelief) kebahagiaan yang dirasakan sungguh luar biasa," tambah Noor.

Sembako yang dikucurkan KSrelief itu sendiri senilai Rp6,4 miliar. Nantinya bantuan ini juga dikucurkan ke Provinsi Banten sebanyak 1.125 paket, Jawa Barat 1.375 paket, dan Jawa Tengah 1.500 paket. Bantuan tersebut juga menyasar kelompok fisabilillah, dan korban bencana.

Perwakilan KSrelief, Abdul Karim Al Yusuf mengatakan King Salman Relief telah menyalurkan bantuan ke lebih dari 70 negara di dunia. “Secara khusus untuk Indonesia, pada tahun ini bantuan yang diberikan senilai Rp6,4 miliar” ujarnya.

 

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, sekaligus Ambassador of Saudi Arabia in Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi turut hadir penyaluran bantuan. Ia mengatakan penyaluran bantuan kali ini mencerminkan hubungan yang erat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan Indonesia.

“Kerajaan Arab Saudi senantiasa memberikan perhatian dan terus menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, khususnya umat Islam. Tradisi ini telah dimulai sejak masa Raja Abdul Aziz hingga Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud,” ujar Faisal.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendag Lepas Ekspor 250 Ribu Unit Obat Pereda Nyeri ke Korea Selatan Senilai Rp2,4 Miliar
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Diplomasi Tanpa Kompas: Menguji Arah Politik Luar Negeri di Era Sugiono
• 37 menit lalukumparan.com
thumb
Zulhas Targetkan 30.008 Koperasi Desa Merah Putih Rampung dan Operasional di 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trader Pemula Merapat! Ini Hal yang Harus Dipahami Sebelum Trading
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Baru Sebulan Bebas, Kakek Masir Pencuri Burung Meninggal Dunia
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.