Libur Imlek Telah Tiba, Orang Ramai Datang dan Pergi ke Malang

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

MALANG, KOMPAS - Lonjakan penumpang terjadi pada awal libur panjang Imlek 2577 kongzili di Stasiun Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026). Meningkatnya mobilitas masyarakat juga terpantau di ruas tol Pandaan-Malang yang menjadi bagian dari Tol TransJawa.

Selama libur Imlek 13–17 Februari 2026, Stasiun Malang diproyeksikan melayani 28.063 penumpang, terdiri dari 14.571 penumpang berangkat dan 13.492 penumpang turun.

Hingga Sabtu siang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat 6.980 penumpang menggunakan kereta api di Malang. Dari angka tersebut, sebanyak 3.417 orang berangkat menuju sejumlah kota tujuan, sedangkan sisanya 3.563 pelanggan tiba di Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, jumlah penumpang hari ini meningkat 16 persen dibandingkan rata-rata hari Sabtu biasanya, sekitar 6.000 orang. Lonjakan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api selama momentum libur panjang Imlek.

“Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan hari biasa dan diperkirakan masih akan bertambah hingga keberangkatan kereta terakhir malam ini,” ujarnya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 13 perjalanan kereta dari dan menuju Stasiun Malang setiap harinya, dengan total kapasitas tempat duduk 6.100 buah. Hingga saat ini, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi masih tersedia, sehingga masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Mahendro mengatakan, KAI memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga pelayanan pelanggan di stasiun.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan selama libur Imlek dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan menyenangkan,” ucapnya.

Baca JugaImlek, Bagaimana Peruntungan dan Tantangan di Tahun Kuda Api?

Sementara itu, berdasarkan pantauan arus kendaraan yang melintasi Tol Pandaan-Malang, Sabtu siang, terasa lebih padat pada akhir pekan kali ini, baik itu kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya.

PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat, sebanyak 62.988 kendaraan yang memasuki maupun meninggalkan Malang pada H-4 Imlek atau Jumat (13/02/2026). Volume kendaraan yang masuk maupun meninggalkan Malang di ruas Tol Pandaan-Malang naik 5,2 persen jika dibandingkan kondisi normal 59.889 unit.

Dari lima gerbang tol (GT) yang ada di sekitar Malang, jumlah kendaraan terbanyak melalui GT Singosari, yakni 15.196 unit (naik 2,2 persen) dari lalu lintas normal 14.874 unit untuk kendaraan menuju Malang. Sebaliknya, kendaraan yang meninggalkan Malang 13.177 unit (naik 6,9 persen) dari lalu lintas normal 12.323 unit.

GT Malang (Madyopuro) menempati urutan kedua, yakni 6.730 unit masuk ke Malang (naik 1,4 persen) dari lalu lintas normal 6.638 unit. Untuk kendaraan yang meninggalkan Malang 6.173 unit (naik 5,8 persen) dari lalu lintas normal 5.836 unit. Sedangkan tiga GT lainnya, yakni Lawang, Purwodadi, dan Pakis angkanya masih di kisaran 3.000 unit.

General Manager Operasi JPM Muhammad Reza Pahlevi Guntur, dalam keterangan tertulis, memastikan layanan optimal tetap diberikan kepada pengguna jalan pada Imlek 2026. “JPM tetap siaga untuk memastikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan yang melewati jalan tol Pandaan-Malang, baik layanan transaksi, lalu lintas, layanan preservasi, dan rest area,” ujarnya.

Baca JugaMudik Gratis Pemprov Jakarta 2026 Dibuka 22 Februari, Cek Persyaratannya

Adapun PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) juga menyatakan kesiapannya menyambut libur Imlek, salah satunya meningkatkan fungsi CCTV guna memantau keamanan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Manajer Umum Teknik dan Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan Gesa Akbar Darmatin mengatakan, saat ini JGP mengelola 48 unit CCTV yang terpasang di sepanjang Ruas Tol Gempol–Pasuruan. Rinciannya, 4 unit di akses Gerbang Tol, 4 unit di area gerbang tol, serta 40 unit di jalan utama tol.

Dari jumlah tersebut, 2 unit CCTV berfungsi sebagai Traffic Counting untuk memantau volume lalu lintas di Ruas Tol Gempol–Pasuruan. Selain itu, CCTV membantu pengawasan terhadap pelanggaran over dimensi dan over load (ODOL) serta mendukung pihak kepolisian dalam penanganan kejadian kecelakaan.

“CCTV berfungsi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time, sehingga petugas dapat dengan cepat mengetahui adanya kepadatan, kecelakaan, maupun gangguan lainnya dan segera mengambil langkah penanganan yang diperlukan,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Lantik Pengurus Akademi Partai Golkar, Hajriyanto Thohari Jadi Direktur
• 19 jam laludetik.com
thumb
Koleksi Batik Rp1,3 Miliar Dibawa Kabur Komplotan Pencuri, ini Rekaman CCTV-nya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Dewa United Mengancam, PSM Makassar Bertaruh pada Sentuhan Perdana Dusan Lagator
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Kinerja Saham Klub Sepak Bola Dunia, Klub Ini Juaranya..
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.