Kim Ju Ae pertama kali tampak di publik dalam liputan media Korea Utara pada November 2022 saat mendampingi ayahnya, Kim Jong Un, dalam uji peluncuran rudal balistik antarbenua. Sebuah momen yang langsung menarik perhatian dunia karena biasanya kehidupan pribadi keluarga penguasa Korea Utara sangat tertutup.
Debutnya di arena militer ini kemudian diikuti oleh kemunculan di berbagai acara kenegaraan, parade militer, hingga kunjungan diplomatik, yang makin sering terjadi setiap tahun.
Sejak penampilan perdananya, Ju Ae semakin rutin terlihat bersama ayahnya di sejumlah kegiatan penting, termasuk kunjungan ke luar negeri dan upacara resmi negara. Kehadirannya yang konsisten dalam acara berskala besar memicu spekulasi bahwa rezim sedang membentuk citranya sebagai figur masa depan dalam struktur kekuasaan Korea Utara, meskipun pemerintah tidak pernah secara resmi mengumumkan peran politiknya.
Spekulasi semakin menguat ketika badan intelijen Korea Selatan menyatakan bahwa Ju Ae kini berada pada tahap ”designated successor” langkah lebih lanjut dari sekadar pelatihan penerus berdasarkan meningkatnya profil publiknya dalam kegiatan kenegaraan. Jika benar Kim Jong-un memilih putrinya sebagai penerus, ini akan menandai kemungkinan pertama seorang pemimpin perempuan dalam sejarah pemerintahan Korea Utara yang turun-temurun sejak 1948.





