Bola.com, Jakarta - Sepak bola bukan sekadar permainan 90 menit. Di tangan komunitas yang tepat, olahraga ini menjelma menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan. Itulah yang terus diperjuangkan Perkumpulan Sepakbola Uni Papua sejak berdiri pada 2013.
Berangkat dari misi pembentukan karakter anak-anak melalui sepak bola, Uni Papua FC konsisten mengembangkan gerakan sosial bertajuk Football For Peace sejak 2017. Kampanye Sepak Bola untuk Perdamaian tersebut tidak berhenti di dalam negeri, melainkan terus merambah panggung internasional.
Komitmen itu kembali dibuktikan pada 13 hingga 15 Februari 2026. Uni Papua FC ambil bagian dalam Mae Sariang Friendship Tour yang berlangsung di Mae Sariang, wilayah perbatasan antara Thailand dan Myanmar. Sebuah kawasan yang secara geografis dan sosial memiliki dinamika tersendiri.
Kehadiran Uni Papua FC di sana bukan sekadar kunjungan simbolis. Mereka datang membawa gagasan, pengalaman, serta metode pembinaan yang telah teruji dalam membangun karakter, toleransi, dan resolusi konflik melalui sepak bola.




