jpnn.com, JAKARTA - Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan partisipasi aktif dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat (13/2).
Langkah itu merupakan sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026.
BACA JUGA: Bulog Tegaskan Siap Salurkan Bantuan Beras untuk 33,2 Juta Penerima
Kegiatan itu dilaksanakan secara masif di 1.218 lokasi di seluruh Indonesia..
Pelaksanaan GPM serentak tersebut melibatkan semua Kantor Wilayah dan Kantor Cabang Perum BULOG di seluruh Indonesia serta bekerja sama dengan Pemerintah Pusat, 38 Provinsi, dan 497 Kabupaten/Kota.
BACA JUGA: Dirut BULOG dan Sejumlah Tokoh Nasional Raih Anugerah Insan Inspiratif Pangan
Kepala BAPANAS sekaligus sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan acara pembukaan GPM Serentak di Pasar Tani & Halaman Gedung B Kementan (13/2) menyampaikan bahwa dirinya mendapat pesan langsung dari Presiden Prabowo untuk menjaga rakyat dan berpihak pada rakyat.
"Jadi, Bapak-Ibu sekalian, Sekali lagi, dengan segala kerendahan hati atas nama pemerintah, saudaraku, sahabatku. Kami jaga harga pangan di bulan suci Ramadhan ini," kata Amran.
BACA JUGA: Kebagian Kuota 700 Ribu Kiloliter, Bulog Salurkan Minyakita Langsung ke Pengecer
"Sekali lagi, Saudaraku, sahabatku, Dirkrimsus, Kasat Reskrim di Polres seluruh Indonesia, tolong tindak tegas yang melakukan pelanggaran," tegasnya.
Direktur Operasi Perum BULOG, Andi Afdal menegaskan keterlibatan BULOG dalam GPM serentak ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keterjangkauan harga dan memastikan ketersediaan pangan pokok bagi masyarakat menjelang HBKN 2026.
“Sebagaimana kami bersiap menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Puasa dan Idulfitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi 2026, Perum BULOG memastikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi aman dan cukup. Saat ini stok yang kami kuasai mencapai 3,4 juta ton beras, didukung ketersediaan minyak goreng dan gula. Melalui program SPHP dan Gerakan Pangan Murah ini, kami terus menggelontorkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dengan tenang,” ujar Andi Afdal.
Dia menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
BULOG siap memperkuat sinergi dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat serta menjaga stabilitas pasokan dan harga selama periode HBKN.
Melalui langkah ini, Perum BULOG menegaskan perannya sebagai operator logistik pangan nasional yang tidak hanya menjaga cadangan pangan pemerintah, tetapi juga aktif melakukan intervensi pasar untuk menjaga inflasi pangan tetap terkendali serta mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bulog Pastikan Suplai Beras Premium untuk Program Makan Bergizi GratisÂ
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com




