IHSG Rebound 3,49%, Kapitalisasi Pasar Naik Rp549 Triliun dalam Sepekan

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 3,49% dalam sepekan dan ditutup di level 8.212,27 pada perdagangan Jumat (13/2/2026), seiring kenaikan kapitalisasi pasar sebesar Rp549 triliun menjadi Rp14.889 triliun. Data tersebut dirilis Bursa Efek Indonesia dalam laporan IDX Weekly Statistics periode 9-13 Februari 2026 .

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, secara mingguan IHSG menguat 277,01 poin dari posisi pekan sebelumnya di 7.935,26. Sepanjang pekan, indeks bergerak pada rentang 7.863,01-8.334,02. 

Kenaikan indeks tersebut diikuti penguatan nilai kapitalisasi pasar yang naik 3,83% secara mingguan. Dalam denominasi dolar AS, kapitalisasi pasar tercatat meningkat dari US$849 miliar menjadi US$884 miliar, atau bertambah sekitar US$35 miliar.

Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 0,64% ke 8.212 Saat Prabowo Paparkan Strategi Indonesia Incorporated

Dari sisi aktivitas perdagangan, rata-rata volume transaksi harian tercatat naik 4,73% menjadi 45,24 miliar sahamdibandingkan pekan sebelumnya 43,20 miliar saham. Namun, rata-rata nilai transaksi harian justru turun 6,27%menjadi Rp23,19 triliun, dari sebelumnya Rp24,75 triliun. 

Sepanjang pekan berjalan, total volume perdagangan saham di seluruh pasar mencapai 226,22 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp115,97 triliun dan frekuensi 13,67 juta kali transaksi. Aktivitas perdagangan didominasi pasar reguler dengan kontribusi lebih dari 90% volume dan nilai transaksi.

Dari sisi investor, meskipun IHSG menguat, aliran dana asing masih mencatat net sell. Investor asing membukukan net sell Rp5,47 triliun sepanjang pekan, meningkat dibandingkan pekan sebelumnya Rp1,14 triliun. Sementara itu, transaksi investor domestik tetap mendominasi dengan porsi sekitar 68% dari total nilai perdagangan.

Baca Juga: Dalam Sehari, Investor Asing Catat Net Sell Rp2,03 Triliun

Kinerja sektoral menunjukkan penguatan yang tidak merata. Sektor energi menjadi penopang utama IHSG dengan kenaikan 11,94% dalam sepekan, diikuti sektor barang konsumsi siklikal dan bahan baku. Sebaliknya, sektor keuangan tercatat melemah 0,25%, sehingga menahan laju penguatan indeks secara lebih luas.

Secara regional, kinerja IHSG berada di atas sejumlah bursa utama ASEAN. IHSG mengungguli indeks Malaysia, Singapura, dan Filipina, meski masih tertinggal dari penguatan bursa Korea Selatan dan Jepang pada periode yang sama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laporan Mandek, Kuasa Hukum akan Melapor ke Polda Sumatera Utara 
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Ramalan Zodiak Hari ini, Leo Buat Batasanmu!
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Kerry Anak Buron Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Rudal Mahal Tersingkir! Ukraina Andalkan Laser dan Drone Murah Hadapi Serangan Rusia
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat untuk Ngerjain Lawan Politik
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.