Sarapan Bergizi Tak Sekadar Rutinitas, Tapi Fondasi Utama Kesiapan Belajar Anak

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Sarapan bergizi bukan sekadar rutinitas, tapi fondasi utama kesiapan belajar anak. Hal ini mendorong Energen memperkuat komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang serta kesiapan belajar anak Indonesia.
 
Melalui program webinar edukatif bertajuk "Sarapan Lebih Sehat, Belajar Lebih Fokus", Energen berkontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Inisiatif ini bertujuan membangun pembiasaan sarapan bergizi lengkap sekaligus menguatkan peran guru sebagai garda terdepan dalam menciptakan fondasi pembelajaran yang lebih mendalam sejak dini.
 
Program yang dijalankan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung ini berhasil menjangkau 100 sekolah dasar di Kota Bandung. Menjadi bagian dari rangkaian kampanye Anak Energen Anak Berprestasi, inisiatif ini juga mencerminkan dukungan Energen terhadap program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Hasilnya? Sebanyak lebih dari 54.000 siswa dan 600 guru merasakan manfaat langsung dari program ini. Dari Hafal Jadi Paham Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian program ini adalah webinar edukatif bertema "Dari Hafal Jadi Paham: Membuat Pembelajaran Lebih Bermakna" yang dikhususkan bagi para guru SD.
 
Webinar ini menghadirkan strategi praktis untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, relevan, dan sesuai dengan karakteristik siswa SD. Tak hanya itu, para guru juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya kesiapan belajar anak sejak pagi hari melalui sarapan bergizi lengkap sebagai bagian dari pengalaman belajar yang holistik. Dampak Nyata di Ruang Kelas Perhatian terhadap kesiapan anak sejak pagi hari ternyata membawa perubahan nyata di ruang kelas. Kepala Sekolah SDN 019 Pabaki, Nana Supriatna mengungkapkan,
 
"Kesiapan anak sejak pagi, terutama melalui kebiasaan sarapan, sangat memengaruhi fokus dan semangat belajar siswa. Saat hal ini diperhatikan, anak-anak terlihat lebih tenang dan siap mengikuti pembelajaran," Nana dalam siaran pers, dikutip Sabtu, 14 Februari 2026.
 
Kesiapan belajar anak ternyata berkaitan erat dengan kualitas proses pembelajaran. Educational Expert sekaligus Co-Founder Pause and Grow Adult Learning Institute, Aghnia Mega Safiramenekankan pentingnya peran guru dalam mendorong cara berpikir siswa.
 
"Kualitas belajar anak tidak hanya ditentukan oleh ketenangan kelas, tapi oleh seberapa aktif pikiran mereka. Dengan prinsip pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, guru bisa mendorong siswa berpikir kritis. Taksonomi SOLO (Structure of Observed Learning Outcomes) dapat digunakan oleh guru untuk merefleksikan apakah tahapan pengalaman belajar yang kita rancang sudah menuntun murid menuju kemampuan berpikir kritis," jelasnya.
 
"Setelah bangun tidur, cadangan energi anak menurun dan perlu segera diisi. Sarapan bergizi lengkap menjadi bekal penting untuk membantu anak lebih fokus, aktif di kelas, dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Asupan vitamin dan mineral penting juga berperan dalam mendukung metabolisme dan daya tahan tubuh anak," kata dr. Daniel Witanto, M.Biomed(AAM) 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ben-Gvir Sambangi Penjara Israel. Tahanan Palestina Dilecehkan
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Partai-Partai Menyatakan Dukungan untuk Prabowo, Praktisi: Ini Soal Loyalitas
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Gibran Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: Lebih 90 Persen Uang Korupsi Menguap
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Profil Kim Ju Ae, Remaja yang Disebut Calon Penerus Penguasa Korea Utara
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Ketegangan Meningkat: Jepang Tahan Kapal Nelayan Tiongkok, Nahkoda Ditangkap
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.