Sean Gelael Bidik Kemenangan Le Mans 2026 untuk Raih Gelar Dunia

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pembalap Indonesia Sean Gelael menargetkan kemenangan pada ajang 24 Hours of Le Mans musim 2026 sebagai bagian dari ambisinya meraih gelar juara dunia balap ketahanan bersama tim AF Corse 51.

Sean menyebut dalam dua tahun terakhir timnya selalu berada dalam posisi kompetitif dengan dua kali finis sebagai runner-up di FIA World Endurance Championship dan dua kali menjadi runner-up di Le Mans.

“Tahun lalu, bahkan dua tahun terakhir, kami sebenarnya selalu berada dalam posisi win in the bag di ajang WEC maupun GT World Challenge. Kami juga meraih beberapa podium, tetapi sayangnya persaingan menuju gelar juara selalu terhenti di balapan sebelum terakhir. Selisihnya sangat tipis, namun musim ini kami kembali dengan semangat baru," kata Sean.

Optimistis Musim 2026 Jadi Momentum

Sean menilai peluang meraih gelar tetap terbuka dan musim ini menjadi kesempatan memperbaiki hasil akhir.

“Dari sisi potensi, peluang itu selalu ada. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami sudah dua kali finis sebagai runner-up di WEC. Begitu juga di Le Mans, kami dua kali menjadi runner-up. Jadi, insya Allah, semoga tahun ini menjadi tahunnya kami. Namun, kami juga sadar bahwa hasil akhir tidak ada yang tahu. Kami hanya bisa bekerja keras, melakukan yang terbaik, dan sisanya kami serahkan kepada Tuhan," ujarnya.

Musim ini Sean akan menjalani total 18 balapan di berbagai ajang dan telah melewati empat seri awal.

“Secara realistis, peluang untuk bersaing di perebutan gelar juara musim ini masih cukup besar, bahkan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setiap musim, alhamdulillah, kami selalu mampu berada di posisi teratas klasemen sementara. Namun memang, untuk gelar juara akhir, kami belum berhasil meraihnya. Karena itu, target kami jelas, yakni menjadi juara," kata Sean.

Le Mans Jadi Target Utama

Sean menegaskan kemenangan di Le Mans 24 Hours menjadi target pribadi terbesarnya karena nilai prestisius balapan tersebut.

“Target pribadi saya yang paling besar tentu ingin memenangkan Le Mans 24 Hours. Itu adalah balapan yang sangat prestisius. Jika bisa menang di sana, kami benar-benar akan tercatat dalam sejarah," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi sepanjang musim serta menyadari banyak faktor teknis yang dapat memengaruhi hasil di lintasan.

Dengan pengalaman dua kali menjadi runner-up dunia, musim 2026 disebut sebagai momentum untuk mengakhiri tren nyaris juara dan merebut gelar yang selama ini belum diraih.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Gempa Magnitudo 4,8 Kagetkan Warga Keerom Papua Sabtu Dini Hari
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
• 17 jam lalusuara.com
thumb
Pegawai SPPG Berhak Terima THR, Asalkan...
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Perkuat Soliditas Kader, Nasdem Sulsel Konsolidasi Internal
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Jadwal Salat Makassar 14 Februari 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.