Sambut Imlek 2026, Kelenteng Kong Fuk Miau Mulai Pasang Lampion dan Hiasan Merah

tvrinews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Yuranda

TVRINews, Bangka Barat

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana di Keleteng Kong Fuk Miau mulai dipenuhi aktivitas persiapan. Relawan dan pengelola kelenteng tampak melakukan berbagai pembenahan sebagai bagian dari tradisi tahunan menyambut pergantian tahun penanggalan Tionghoa.

Area utama hingga halaman kelenteng mulai dibersihkan. Ornamen khas Imlek, seperti lampion dan hiasan bernuansa merah, perlahan disiapkan untuk dipasang. 

Kegiatan ini menjadi rutinitas umat Tionghoa setiap tahun guna menciptakan suasana yang khidmat dan penuh harapan dalam menyambut tahun baru.

Pengelola Kelenteng Kong Fuk Miau, Paularita menyampaikan bahwa progres persiapan perayaan Imlek hingga saat ini telah mencapai sekitar 30 persen. 

Ia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam persiapan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski terdapat sedikit perubahan pada tata pemasangan lampion.

“Kalau yang berbeda, mungkin dari cara pemasangan lampion. Biasanya pemasangannya hanya terlihat di bagian depan, tapi kali ini ada sedikit perubahan,” ucapnya

“Memang kuda api pasti panas. Mudah-mudahan musibah atau bencana tidak terjadi di tahun kuda ini. Dengan tahun kuda berarti kuda itu kuat, semoga masyarakat semakin giat bekerja dan rezeki semakin melimpah,” sambungnya.

Seluruh tahapan persiapan dilakukan secara bertahap agar perayaan Imlek 2026 dapat berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. 

Dengan persiapan yang matang, Kelenteng Kong Fuk Miau diharapkan siap menyambut Tahun Baru Imlek dalam suasana aman sekaligus membawa harapan baru bagi seluruh masyarakat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Tinjau Kemantapan Jalan Jabar Pakai Sepeda Motor
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Guardiola Kritik Cara Bermain Anak Asuhnya dalam Kemenangan di Piala FA
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
KBRI Phnom Penh: 3.595 WNI bukan korban TPPO
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Adsorben Disebar di Sungai Jaletreng dan Cisadane Usai Tercemar Pestisida
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.