Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026).
Dia mengungkapkan para pemainnya tampil kurang tenang pada babak pertama sehingga Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu mencuri kemenangan 2-1 pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Tavares, gol pembuka Bhayangkara membuat mental pemainnya terganggu dan bermain lebih emosional dibandingkan taktis.
“Ketika mereka punya peluang pertama dan mencetak gol, saya rasa kami bermain lebih dengan hati daripada dengan kepala,” kata Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia menilai efektivitas lawan menjadi pembeda utama pada babak pertama. Bhayangkara hanya memiliki dua tembakan tepat sasaran, namun keduanya mampu dikonversi menjadi gol melalui skema bola mati dan transisi cepat.
Sementara itu, Persebaya sebenarnya juga menciptakan sejumlah peluang pada paruh pertama. Namun, penyelesaian akhir dinilai tidak berjalan maksimal.
“Kami menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir kami tidak akurat,” ujarnya.
Selain itu, Tavares menyebut timnya kalah dalam perebutan bola-bola kedua di lini depan, sementara Bhayangkara lebih dominan menguasai lini tengah.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perubahan performa anak asuhnya pada babak kedua yang tampil lebih agresif dan mampu mencetak satu gol balasan.
“Saya menghargai kerja keras para pemain, terutama pada babak kedua,” katanya.
Dalam upaya mengejar ketertinggalan, pelatih asal Portugal itu bahkan memasukkan pemain muda dan menempatkan bek tengah sebagai penyerang tambahan di menit-menit akhir pertandingan.
Tavares juga sempat menyinggung jalannya laga yang menurutnya terlalu sering terhenti karena lawan mengulur waktu. Namun ia menegaskan kekalahan timnya bukan disebabkan faktor tersebut.
“Kami kalah karena lawan mencetak dua gol, dan kami hanya mencetak satu, itu saja,” tuturnya.
Sementara itu, kiper Persebaya Andhika Ramadhani menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung atas hasil yang diraih timnya.
“Kami mohon maaf apabila hasilnya tidak memuaskan bagi kami dan para pendukung,” kata Andhika.




