jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Sabtu (14/2) tentang ada keributan besar tentara di Mippa, PPPK Satpol PP menuntut alih status jadi PNS, hingga ASN wajib tahu soal kabar THR. Simak selengkapnya!
1. PPPK Satpol PP Menuntut Alih Status, Fadlun: Seharusnya PNS
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Honorer-PPPK Paruh Waktu Menunutut Gaji, PGRI Usul Badan Khusus Guru, Prabowo Punya Pembelaan
Ketua Umum Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Fadlun Abdilah mengatakan bahwa PPPK Satpol PP menuntut alih status, karena seharusnya jatahnya ialah PNS sebagaimana diatur dalam UU Pemda.
"Satpol PP bukan petugas biasa, seharusnya diangkat PNS dan bukan PPPK," kata Fadlun kepada JPNN, Sabtu (14/2).
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PGRI Usul Pengelolaan Guru, Honorer & PPPK Terpusat, Alih Status PNS Batal? BKN Beri Bocorannya
Fadlun yang juga Ketum Aliansi Merah Putih (AMP) menambahkan, alih status PPPK ke PNS merupakan tuntutan 17 organisasi lintas profesi yang tergabung dalam AMP. Selama menjalani status PPPK, semuanya merasakan perlakuan perbedaan dengan PNS dari pemerintah daerah.
Baca Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gaji Tidak Manusiawi, Guru PPPK Paruh Waktu Menuntut Kesejahteraan Layak, Awas Kena âTendangâ
PPPK Satpol PP Menuntut Alih Status, Fadlun: Seharusnya PNS
2. Ini Tentang AKBP Didik, 1 Koper Narkoba, dan 2 Wanita
Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa Kapolres Bima Kota (sekarang nonaktif) AKBP Didik Putra Kuncoro menitipkan satu peti yang terbuat dari kulit alias koper, berisi narkoba kepada mantan anak buahnya, Aipda Dianita Agustina.
Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap menjelaskan bahwa Dianita merupakan mantan anak buah AKBP Didik di Polda Metro Jaya.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Ini Tentang AKBP Didik, 1 Koper Narkoba, dan 2 Wanita
3. Purbaya Bawa Kabar Baik soal THR, ASN Wajib Tahu
Menteri Keuangan (Meneu) Puraya Yudhi Sadewa mengatakan telah menyiapkan tunjangan hari raya (THR) 2026 ini bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta Polri.
Purbaya mengatakan THR sebesar Rp 55 triliun bakal disalurkan pada awal Ramadan. “Tetapi, saya tidak tau tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kami harapkan sudah bisa disalurkan,” kata Purbaya dikutip Sabtu (14/2).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Purbaya Bawa Kabar Baik soal THR, ASN Wajib Tahu
4. Eks Wamenaker Noel Ungkap Parpol Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Oalah
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) periode 2024–2025 Immanuel "Noel" Ebenezer Gerungan mengungkap partai politik yang terlibat kasus dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 terdiri atas tiga huruf dan terdapat huruf "K" di dalamnya.
"Sudah saya sampaikan ada huruf 'K' dan mengerucut ke tiga huruf," kata Noel saat ditemui di sela-sela persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).
Ketika ditanya mengenai apakah partai tersebut masih aktif di pemerintahan, Noel tidak mau memberitahukan ke arah sana.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Eks Wamenaker Noel Ungkap Parpol Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Oalah
5. Danpuspom TNI soal Keributan Tentara dengan Polisi di Mippa
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto merespons keributan antara personel tentara dan Polri di Mappi, Papua Selatan.
Menurut Yusri, peristiwa kekerasan itu sudah diselesaikan dengan cara mediasi.
"Sudah diselesaikan dan sudah dimediasi antara TNI dengan Polri. Demikian ya," kata dia saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Danpuspom TNI soal Keributan Tentara dengan Polisi di Mippa
Yuk, Simak Juga Video ini!
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Pemerintah Sudah Menetapkan, Gaji Bersih Guru PPPK Paruh Waktu Rp 15 Ribu, Begini Kata Istana
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




