JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri memanjatkan doa untuk Indonesia saat menunaikan umrah menjelang bulan suci Ramadhan.
Megawati berdoa agar Indonesia tetap rukun dan jauh dari perpecahan.
Megawati menunaikan ibadah umrah bersama keluarga di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (14/2/2026).
Dalam rangkaian umrah, selain membacakan bacaan lazim, Megawati juga menyampaikan doa-doa khusus yang dibacakan dalam setiap putaran tawaf.
Ibadah umrah Megawati bersama keluarga ini dipimpin oleh Ustaz Muhammad Hafidz Makmun.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Megawati dan Keluarga Tunaikan Umrah
Sementara Dubes RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, yang juga Ketua DPP PDI-P bidang Agama (non aktif) menjadi pemimpin doa.
Dalam doanya, Zuhairi berdoa kepada Allah SWT agar meridoi jalan demokrasi yang dipilih Indonesia untuk menyejahterakan rakyat.
Dia bermunajat kepada Tuhan agar Indonesia selalu diberikan kebijaksanaan dan kemuliaan.
Gus Mis, panggilan akrab Zuhairi, berdoa agar Indonesia yang kaya sumber daya alam mampu menghadirkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Pancasila diharapkan menjadi pemersatu bangsa Indonesia.
"Sejahterakanlah rakyat kami, bahagiakan kami, satukan terus kami di bawah Pancasila, yang di bawahnya kami bertekad untuk terus bersatu meski kami berbeda-beda," kata Gus Mis, yang diikuti oleh Megawati bersama keluarga.
Selain itu, Gus Mis juga mendoakan agar Indonesia tetap bersatu.
Doa dipanjatkan agar bangsa tercinta jauh dari perpecahan.
Baca juga: 10.000 Pelari Ramaikan Soekarno Run di GBK, Bung Karno Dihadirkan Lewat Teknologi AI
"Pertahankan kesatuan negeri kami, terus persatukan kami dalam persaudaraan, jauhkan kami dari perpecahan dan adu domba," ujar Gus Mis.