Di tengah maraknya SUV kompak dengan desain mengotak yang mirip-mirip, Suzuki Jimny masih menjadi salah satu model paling konsisten menjaga karakter aslinya. Bagi Suzuki, model ini bukan sekadar mengikuti tren, tetapi tetap mempertahankan identitas sebagai SUV off-road dengan basis penggemar yang kuat.
Menurut Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Ismi Himawan Saputra , sejak awal peluncuran Jimny tiga pintu, permintaan pasar selalu lebih besar dibanding pasokan. Hal itu tak lepas dari fakta bahwa model tersebut diproduksi langsung di Jepang dengan kapasitas terbatas.
“Untuk Jimny tiga pintu, sampai sekarang masih ada perbedaan antara supply dan demand. Kapasitas produksinya memang belum bisa memenuhi permintaan,” ujarnya saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (13/2).
Kondisi tersebut kemudian mendorong Suzuki menghadirkan Jimny lima pintu sebagai alternatif. Versi ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang lebih luas, sekaligus mengurangi tekanan inden.
“Itulah mengapa di tahun 2024 kami hadirkan Jimny lima pintu, dengan beberapa varian yang ada di dalamnya. Nah memang kami lihat tipikal penggunanya berbeda dengan model tiga dan lima pintu,” kata Donny.
Untuk versi tiga pintu, konsumennya lebih banyak berasal dari kalangan hobi dan kolektor. Sementara versi pintu yang lebih banyak dan panjang dimensinya diminati oleh konsumen dengan pendekatan gaya hidup, lantaran fleksibel untuk harian tanpa kehilangan aura petualang.
Soal permintaan pasar, Dony menegaskan bahwa minat terhadap Suzuki Jimny masih terjaga, meski tidak lagi se-booming awal peluncuran. Untuk versi tiga pintu, klaimnya antrean masih ada, sementara lima pintu mulai tersedia di beberapa diler.
Tak heran beberapa waktu lalu beredar potongan harga fantastis untuk pembelian Suzuki Jimny, yang diketahui dikhususkan pada pembelian secara fleet atas nama perusahaan.
"Ada beberapa diler yang punya stok, tetapi kalau kami lihat antusiasme masih lumayan tinggi. Dan kami tidak melakukan iklan secara khusus tetapi potensi penjualan atau volume penjualan tetap terjaga, walaupun ada isu berkaitan dengan diskon tapi itu langkah antisipatif yang dilakukan rekan diler berkaitan stok lama yang mereka punya," tuntasnya.
Bicara penyerapan pasar mengacu data wholesales (distribusi) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) 2025, Suzuki Jimny terjual sebanyak 524 unit tipe 3-pintu dan 1.331 versi 5-pintu. Angka ini turun dibanding 2024 yang masing-masing sebanyak 306 dan 2.139 unit.





