Bisnis.com, CIREBON - Harga daging ayam ras segar di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan tiga hari menjelang Ramadan, Minggu (15/2/2026). Salah satu barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) ini tercatat mengalami lonjakan menjadi Rp41.750 per kilogram atau naik 10,01% dibanding hari sebelumnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), lonjakan daging ayam terjadi di tengah tren kenaikan musiman menjelang Ramadan. Tekanan permintaan rumah tangga serta pelaku usaha kuliner disebut menjadi faktor utama yang mendorong harga naik dalam waktu singkat.
Selain daging ayam, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan, namun tidak setinggi ayam. Telur ayam ras segar tercatat Rp31.100 per kilogram atau naik 5,96%. Sementara cabai merah besar naik 12,19% menjadi Rp44.650 per kilogram, dan cabai rawit merah melonjak 11,23% menjadi Rp93.600 per kilogram.
Meski cabai mencatatkan kenaikan persentase lebih tinggi, daging ayam dinilai lebih sensitif terhadap daya beli masyarakat karena merupakan sumber protein utama rumah tangga.
Pantauan di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon pada Minggu pagi, menunjukkan harga ayam memang sudah bergerak naik di tingkat pedagang. Sejumlah pedagang menyebutkan harga dari pemasok mengalami penyesuaian sejak akhir pekan.
Di lapak pedagang daging ayam, harga jual berkisar Rp41.000 hingga Rp42.000 per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas. Kenaikan terjadi bertahap dalam beberapa hari terakhir, setelah sebelumnya berada di kisaran Rp37.000–Rp38.000 per kilogram.
Baca Juga
- Harga Pangan Hari Ini 15 Februari: Daging Ayam Turun, Cabai Rawit Naik
- Menilik Harga Daging Sapi Sepekan saat Kuota Impor Jadi Polemik
"Biasa, kalau mau puasa harga pasti naik. Tapi, yang sekarang mahal sekali ketimbang tahun kemarin," ujar Siti, pedagang di Pasar Sumber.
Aktivitas pembeli di Pasar Sumber terlihat meningkat dibanding hari biasa. Warga mulai berbelanja untuk kebutuhan awal Ramadan, terutama untuk persiapan menu sahur dan berbuka pada hari pertama puasa. Permintaan yang naik lebih cepat dibanding suplai membuat pedagang menyesuaikan harga jual.
Sejumlah pedagang mengaku pasokan ayam relatif tersedia, namun harga dari distributor sudah lebih tinggi. Kenaikan di tingkat hulu tersebut langsung diteruskan ke konsumen karena margin pedagang dinilai sudah tipis.
Sementara itu, komoditas beras relatif stabil dengan kenaikan tipis di bawah satu persen. Beras kualitas medium I tercatat Rp15.150 per kilogram, sedangkan beras super I Rp16.700 per kilogram. Bawang merah naik 4,08 persen menjadi Rp45.900 per kilogram, sedangkan bawang putih justru turun tipis.
Minyak goreng curah berada di angka Rp20.500 per kilogram atau naik 0,74 persen. Minyak goreng kemasan bermerek berkisar Rp21.300–Rp21.900 per kilogram dengan kenaikan di bawah satu persen. Gula pasir premium stabil di Rp18.950 per kilogram.
Secara keseluruhan, lonjakan daging ayam menjadi perhatian utama menjelang Ramadan. Kenaikan dua digit dalam waktu singkat berpotensi berlanjut jika permintaan terus meningkat tanpa diimbangi distribusi tambahan dari sentra produksi.





