Fernando soal Skenario Pilpres 2029: Paket Prabowo-Gibran dan Faktor Jokowi

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas menyebut ada pertimbang taktis ketika partai lingkaran pemerintah hanya menyatakan mendukung Prabowo Subianto dua periode sebagai Presiden RI.

Misalnya, kata dia, partai lingkaran pemerintah berharap kader mereka terpilih sebagai Cawapres 2029 pendamping Prabowo.

BACA JUGA: Prabowo Bisa Ditinggal 3 Partai Andai Pilih Bersama Gibran di 2029

"Berharap ketum atau kader lainnya dilirik oleh Prabowo untuk mendampingi pada pilpres 2029," kata Fernando melalui layanan pesan, Minggu (15/2).

Diketahui, tiga partai di parlemen lingkaran pemerintah secara blak-blakan mendorong Prabowo Subianto selama dua periode menjabat Presiden RI.

BACA JUGA: AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Narkoba, Peran Aipda Dianita Agustina Ketahuan

Partai yang terang-terangan mendukung Prabowo menjabat dua periode Presiden RI ialah PAN, PKB, dan Gerindra.

Namun, ketiga partai tidak secara terbuka menyatakan mendukung Gibran Rakabuming Raka untuk menjabat dua periode sebagai Wapres RI mendampingi Prabowo.

BACA JUGA: Eks Wamenaker Noel Ungkap Parpol Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Oalah

Namun, kata Fernando, Gibran masih bisa menjadi pendamping Prabowo pada 2029 ketika belum ada partai yang mendukung eks Wali Kota Solo itu.

Dia mengatakan faktor Presiden ketujuh RI Joko Widodo yang juga ayah Gibran bisa menjadi penentu terpilihnya kakak Ketum PSI Kaesang Pangarep itu jadi pendamping Prabowo.

Terlebih lagi, kata Fernando, Prabowo sangat mendengarkan masukan Jokowi yang mengantar eks Danjen Kopassus itu ke kursi Presiden RI.

"Saya melihat bahwa pada Pilpres 2029, Prabowo masih sangat memperhitungkan dan mendengarkan Jokowi sebagai sosok yang berperan penting terhadap dirinya untuk bisa menduduki kursi Presiden," ujar Fernando. 

Selain itu, kata dia, beberapa partai politik juga bakal mendengarkan suara Jokowi, sehingga paket Prabowo-Gibran bisa terjadi pada 2029.

"Sepertinya skenario politik 2029 ketika akan menentukan pasangan capres dan cawapres tidak jauh berbeda dari skenario pada Pilpres 2024 yang lalu," katanya. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MUI soal TNI Dikirim ke Gaza: Jangan Terjebak Hegemoni AS-Israel
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur Bobby Nasution Apresiasi Bantuan Kapolri untuk Korban Bencana di Sumatera
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Ketimpangan Spasial dan Keadilan Antargenerasi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Ressa Rossano Ragu Respons Denada, Takut Salah Ambil Keputusan
• 18 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.