Blak-blakan Chivu Usai Inter Milan Taklukkan Juventus 3-2: Bahas Rekor hingga Singgung Kartu Merah Kalulu yang Konyol

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Kemenangan dramatis 3-2 atas Juventus bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Inter Milan. Di mata Cristian Chivu, hasil tersebut berpotensi menjadi titik balik mental yang bisa mengubah arah musim Nerazzurri.

Gol telat Piotr Zielinski memecah ketegangan di Giuseppe Meazza yang sepanjang laga dipenuhi emosi. Sorak sorai suporter seakan melepaskan beban panjang setelah Inter akhirnya mampu menaklukkan salah satu raksasa tradisional Serie A dalam duel langsung.

Chivu tak menutup mata bahwa timnya tampil jauh dari kata sempurna. Ia mengakui Inter sempat kesulitan mengembangkan permainan sesuai rencana awal.

“Kami seperti terblokir dalam permainan dan apa yang ingin kami tampilkan, dan kami menderita,” ujar Chivu seusai laga, seperti dikutip dari DAZN. Menurutnya, tekanan psikologis karena lama tak memenangi laga besar ikut membayangi para pemain di lapangan.

Sudah dua tahun Inter gagal memenangkan duel langsung melawan rival kuat di liga. Beban itu, kata Chivu, terasa jelas meski tidak selalu tercermin di papan skor.

Namun justru di situlah nilai kemenangan ini terasa lebih dalam. Inter menang bukan karena tampil dominan, melainkan karena mampu bertahan dan menghantam di momen paling krusial.

“Kami belum memenangkan duel langsung selama dua tahun dan para pemain merasakannya. Tetapi dengan hati dan melakukan apa yang diperlukan, kami berhasil memenangkannya,” lanjutnya.

Chivu memuji karakter timnya yang tidak runtuh ketika keadaan tidak berpihak. Ia melihat hasrat untuk terus menekan sebagai bukti kedewasaan skuadnya.

Menurutnya, Juventus adalah tim dengan kualitas individu dan kolektif yang sangat tinggi. Rotasi pemain serta kedalaman skuad lawan membuat pertandingan berjalan sulit dari menit pertama hingga akhir.

“Saya mengambil kemenangan ini, karakter dan hasrat untuk selalu menyakiti tim yang menyulitkan semua orang. Mereka adalah tim papan atas dan layak mendapatkan pujian,” ucapnya lugas.

Pelatih asal Rumania itu juga menyoroti kartu merah yang diterima Pierre Kalulu dan memengaruhi jalannya laga. Ia menilai kontak yang terjadi memang ringan, tetapi cukup memberi wasit alasan untuk mengambil keputusan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Fiorentina Tekuk Como 2-1, Laga Diwarnai Kartu Merah Morata dan Drama Penalti
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Satgas Damai Cartenz Sebut Penyerangan Pesawat Smart Air dilakukan 20 Orang KKB
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detik-Detik Guguran Awan Panas Gunung Semeru Meluncur Sejauh 6 Km
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah untuk Korban Banjir Aceh
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.