Honda Rombak Struktur Besar-besaran

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Tokyo, VIVA – Honda diam-diam menyiapkan perubahan besar di dalam tubuh perusahaannya yang akan mulai berlaku pada 1 April 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat daya saing di tengah perubahan industri otomotif yang bergerak semakin cepat, terutama terkait elektrifikasi dan teknologi pintar.

Perombakan tersebut bukan sekadar penggantian struktur organisasi biasa, melainkan penataan ulang cara kerja agar lebih efisien dan terarah. Melalui keterangan resmi yang diterima VIVA Otomotif Minggu 15 Februari 2026, Honda mengaku ingin memastikan setiap proses pengembangan produk bisa berjalan lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga :
Cara Honda Menilai Kesiapan Calon Mekanik Muda
Deretan Diskon Mobil LCGC di IIMS 2026

Salah satu perubahan paling mencolok terjadi pada bagian riset dan pengembangan atau R&D yang menjadi jantung inovasi perusahaan. Seluruh fungsi pengembangan mobil yang sebelumnya tersebar akan dipusatkan dalam satu entitas agar alur kerja dari riset hingga peluncuran produk menjadi lebih terintegrasi.

Sejak beberapa tahun lalu, Honda memang memisahkan tim yang mengembangkan model produksi dengan tim yang fokus pada teknologi masa depan. Cara tersebut dinilai berhasil, namun kini perusahaan merasa perlu menyatukannya kembali agar proses inovasi bisa berlangsung lebih cepat dan selaras.

Dengan sistem baru ini, pengembangan teknologi, perancangan kendaraan, hingga peluncuran ke pasar akan dilihat sebagai satu rangkaian yang saling terhubung. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter produk sekaligus meningkatkan daya saing secara global.

Perubahan juga dilakukan pada divisi yang menangani bisnis mobil, terutama pada bagian perencanaan strategi dan penjualan. Struktur baru akan membuat proses perencanaan produk lebih dekat dengan kebutuhan pasar di masing-masing wilayah.

Selain itu, unit yang sebelumnya fokus mengembangkan teknologi kendaraan berbasis perangkat lunak akan dilebur ke dalam divisi strategi bisnis yang baru. Langkah ini diambil agar pengambilan keputusan bisa lebih cepat dan arah pengembangan produk menjadi lebih jelas.

Honda menilai bahwa kondisi pasar otomotif saat ini berubah jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Karena itu, perusahaan ingin memiliki struktur yang lebih lincah agar mampu membaca tren dan merespons kebutuhan konsumen dengan lebih tepat.

Baca Juga :
Honda Enggak Cuma Fokus Jualan Sepeda Motor di Indonesia
5 Motor Sport dengan Nilai Jual Kembali Tinggi
Mobil Hackback Ini Punya Versi Balap

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap Gebuk Persela, PSIS Tatap Putaran Ketiga dengan Target Baru, Pelatih Ingin Lolos Degradasi Tanpa Play-Off!
• 11 jam lalubola.com
thumb
KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam di Perairan Bombana, Seluruh Penumpang Selamat
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Pedagang Berharap Pemprov DKI Sediakan Air Gratis di Festival Ikan Bandeng Tahun Depan
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Jangan Buru-buru Minum Es Buah, dr. Zaidul Akbar Sarankan Campuran Madu dan Bumbu Dapur Ini Saat Buka Puasa, Efeknya di Tubuh Tak Main-main
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Pastikan Kualitas BBM, Pertamina Gandeng Pemred Media Nasional Tinjau ITJ Plumpang
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.