Jakarta, tvOnenews.com - Media-media ternama Italia sepakat mengkritik Alessandro Bastoni usai Inter Milan kalahkan Juventus. Aksinya berimbas kepada kartu merah Pierre Kalulu.
I Nerazzurri menjamu Bianconeri di Stadio San Siro dalam laga lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka berhasil unggul melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso, namun disamakan oleh pemain yang sama, yang sukses mencetak gol penyeimbang.
Situasi menguntungkan Inter jelang turun minum. Pierre Kalulu yang sudah mendapatkan kartu kuning diganjar kartu kuning keduanya oleh wasit Federico La Penna.
La Penna menganggap Kalulu telah melakukan pelanggaran terhadap Bastoni. Namun, hal itu sulit diterima oleh publik, terlebih pihak Juventus.
Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, berpendapat La Penna telah melakukan kesalahan penilaian dalam situasi ini. Kalulu dinilai tidak melakukan pelanggaran meski ada kontak.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Alih-alih Kalulu, Marelli menilai Bastoni bisa dapat kartu kuning kedua karena melakukan diving. Namun sayang, VAR tidak bisa mengintervensi dalam situasi kartu kuning kedua, hanya untuk kartu merah langsung.
“Kartu kuning pertama Kalulu adil; kontak yang terjadi tidak terlalu serius, tetapi berbahaya. Masalah besarnya adalah kartu kuning kedua. La Penna jelas salah menilai situasi; dia pasti bertindak berdasarkan firasat; tidak ada pelanggaran,” kata Marelli kepada DAZN.
“Bastoni melakukan diving, itulah istilah yang tepat. Simulasi adalah konsep yang berlaku di seluruh lapangan. Dengan protokol baru, VAR dapat campur tangan pada kartu kuning kedua,” tambahnya.
Sejumlah media ternama Italia pun sepakat dengan pernyataan Marelli. Tuttosport menilai bahwa La Penna tertipu oleh aksi simulasi Bastoni.
“Simulator Bastoni, pertandingan Inter-Juve dicurangi: hanya La Penna yang tertipu dan VAR bungkam, aturan gila lainnya,” tulis Tuttosport.
“Bek Juventus diusir secara tidak adil. Rekaman video menunjukkan kebenarannya: tidak ada pelanggaran,” tambahnya.
- REUTERS/Daniele Mascolo
La Gazzetta dello Sport juga berpendapat bahwa Bastoni telah menjatuhkan dirinya. Tindakan bek asal Italia itu pun dikritik karena tidak menggambarkan sportivitas.



