Aksi Teror Pelemparan Kaca Mobil di Paccerakkang, Korban Harap Polisi Tindaki Geng Motor

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Aksi pelemparan terhadap mobil yang diduga dilakukan sekelompok remaja bermotor kembali meresahkan warga Kota Makassar. Insiden terbaru terjadi di wilayah Paccerakkang, dini hari tadi, dan nyaris mencelakai satu keluarga yang tengah dalam perjalanan pulang.

Korban, M. Ikhwan Muharram, saat itu mengemudikan mobil bersama istri dan anaknya, serta seorang kerabat beserta anaknya. Mereka baru saja melakukan perjalanan dari Mamuju menuju kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WITA di jalur Paccerakkang, sebelum Warkop Dg. Sija. Dari arah berlawanan, muncul sekitar 10 sepeda motor yang dikendarai sekelompok pemuda. Saat berpapasan, salah satu pengendara yang berboncengan tiba-tiba melempar benda keras ke arah kaca depan mobil korban.

“Kami sangat kaget. Pelaku yang dibonceng melempar sesuatu tepat saat berpapasan. Bukan sekadar bunyi batu kecil, kaca depan langsung pecah parah. Mirisnya, pelaku melempar sambil memalingkan wajah seolah ini hanya main-main bagi mereka,” ujar Ikhwan pada FAJAR, Minggu, 15 Februari.

Benturan keras menyebabkan kaca depan kendaraan retak dan pecah cukup parah. Beruntung, serpihan kaca hanya mengenai pakaian pengemudi dan penumpang di kursi depan tanpa menimbulkan luka serius.

Demi menghindari kemungkinan pengeroyokan, korban memilih tidak berhenti di lokasi kejadian dan langsung melanjutkan perjalanan ke tempat aman.

Aksi tersebut diduga merupakan bagian dari pola lama yang kerap dikaitkan dengan kelompok “geng motor” yang beroperasi pada jam-jam rawan. Korban mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi mendalam di wilayah Paccerakkang, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku dan kendaraan yang digunakan.

Selain itu, korban juga meminta peningkatan patroli keamanan pada jam-jam dini hari di titik-titik yang dinilai rawan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kami tidak tahu apa salah kami. Kami hanya ingin pulang dengan tenang. Kami berharap pihak kepolisian bisa bergerak cepat sebelum ada korban lain yang mungkin tidak seberuntung kami,” jelasnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program MBG Membuka Jutaan Lapangan Kerja Baru
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Standar FIFA: Boston Rombak Lapangan 4 Juta Dolar
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Albania Digugat Aktris Gara-Gara Menteri AI
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Bahlil Kaji Stop Ekspor Timah untuk Perkuat Ekonomi Dalam Negeri
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Inter Milan vs Juventus, Gol Larut Piotr Zielinski Pastikan Nerazzurri Tekuk Bianconeri
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.