Erick Thohir Temui Giuseppe Marotta usai Inter Milan Taklukkan Juventus di Liga Italia, Doakan Raih Scudetto

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, menemui Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta. Hal itu disampaikan setelah kemenangan atas Juventus di Liga Italia 2025-2026.

I Nerazzurri menjamu Bianconeri dalam lanjutan Serie A, Minggu (15/2/2026) dini hari tadi WIB. Duel bertajuk Derby d’Italia itu sukses dimenangkan oleh Inter dengan skor 3-2.

Gol bunuh diri Andrea Cambiaso sempat ditebus oleh Cambiaso sendiri di babak pertama. Namun, Si Nyonya Tua kehilangan Pierre Kalulu menjelang jeda turun minum.

Kartu merah Kalulu menyulut kontroversi dan sulit diterima pihak Juve, namun Inter berhasil memaksimalkan keadaan. Tandukan Francesco Pio Esposito sempat dibalas gol Manuel Locatelli, namun tembakan Piotr Zielinski menjelang duel berakhir memupus harapan Juve mencuri poin.

Piotr Zielinski rayakan gol kemenangan Inter Milan atas Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Inter semakin nyaman di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan catatan 61 poin. Mereka unggul delapan poin dari AC Milan yang mengantongi satu laga lebih banyak.

Peluang Nerazzurri meraih Scudetto lagi di musim ini terbuka lebar. Setelah laga, Erick Thohir, yang sejatinya adalah mantan Presiden Inter, menemui Giuseppe Marotta, yang merupakan presiden yang sedang menjabat.

Erick menyampaikan dukungannya terhadap mantan klub tersebut. Dia mendoakan Inter bisa meraih lebih banyak gelar lagi, termasuk Scudetto yang dikejar di musim ini.

“Bertemu Presiden dan CEO Inter - Tuan Giuseppe Marotta di Milan, Italia. Semoga Inter terus menorehkan prestasi dan meraih lebih banyak gelar,” kata Erick dalam unggahannya di Instagram, Minggu (15/2/2026).

Erick menutup unggahannya dengan kalimat “Forza Inter, per sempre!”. Itu adalah jargon dukungan untuk Inter dengan tambahan pernyataan “selamanya” di ujung kalimat.

Erick menjabat sebagai presiden dan pemilik Inter Milan pada periode 2013 hingga 2016. Dia masih menjabat sebagai presiden hingga 2018 namun mulai 2016 hanya menjadi salah satu pemegang saham saja.

Steven Zhang mengambil alih kursi presiden dan kepemilikan dari Erick. Namun, dia kemudian dicopot sebagai presiden menyusul dengan pengambilalihan aset oleh Oaktree Capital.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Evaluasi Bernardo Tavares: Persebaya Main dengan Hati, Bukan dengan Kepala
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Meriah! Festival Imlek Jakarta 2026, Lampion dan Barongsai Meriahkan Bundaran HI
• 4 menit lalukompas.tv
thumb
Ikuti Arahan Presiden, Seskab Teddy: Upacara Serah Terima Pengawal Istana Terbuka untuk Publik
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenhut RI Gandeng Norwegia Luncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
20 Terminal Tujuan Mudik Gratis 2026, Catat Tanggal Pendaftarannya
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.