Libur Imlek, 18.394 Penumpang Tiba di Daop 3 Cirebon

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON — Arus pergerakan penumpang kereta api di wilayah operasional KAI Daop 3 Cirebon menunjukkan lonjakan selama libur panjang Tahun Baru Imlek pertengahan Februari 2026.

Dalam periode 13–15 Februari 2026, tercatat sebanyak 18.394 penumpang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 3, sementara 16.366 penumpang berangkat menuju berbagai kota tujuan.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibuddin menyebutkan, data tersebut memperlihatkan selisih 2.028 penumpang lebih banyak yang datang dibandingkan yang berangkat dalam tiga hari pertama masa libur.

"Pergerakan ini mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat menuju Cirebon dan sekitarnya, baik untuk kepentingan keluarga, wisata, maupun aktivitas ekonomi lainnya," kata Muhibuddin, Minggu (15/2/2026).

Secara keseluruhan, kata Muhibuddin, selama periode libur panjang 13–18 Februari 2026, Daop 3 menyiapkan 29.945 tempat duduk untuk keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayahnya.

Rata-rata tersedia sekira 5.000 kursi per hari untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.

"Realisasi tiga hari awal menunjukkan arus kedatangan masih lebih dominan dibandingkan arus keberangkatan. Jika dirata-ratakan, jumlah penumpang tiba mencapai sekitar 6.131 orang per hari, sedangkan penumpang berangkat berkisar 5.455 orang per hari," tuturnya.

Muhibuddin menambahkan, secara operasional, terdapat tujuh perjalanan kereta api yang disiapkan untuk melayani masa libur tersebut, terdiri dari enam perjalanan reguler dan satu perjalanan tambahan.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, KAI: 382.047 Tiket Kereta Api Habis Terjual

Selain itu, sebanyak 144 perjalanan kereta api tercatat melintas setiap hari di wilayah Daop 3 Cirebon, baik kereta jarak jauh maupun menengah.

"Kondisi ini menempatkan Cirebon sebagai salah satu simpul pergerakan penting di jalur utara Jawa. Peningkatan arus kedatangan juga berimplikasi pada aktivitas ekonomi lokal, terutama sektor transportasi lanjutan, perhotelan, kuliner, dan perdagangan ritel," ujarnya.

Meski data okupansi penuh selama enam hari belum dirilis, lanjutnya, tren awal mengindikasikan tingginya permintaan perjalanan pada momentum libur panjang yang bertepatan dengan akhir pekan.

"Data tiga hari pertama ini masih bersifat sementara dan belum mencerminkan keseluruhan periode libur hingga 18 Februari 2026. Namun, tren awal menunjukkan intensitas mobilitas yang cukup tinggi, terutama pada awal long weekend," kata Muhibuddin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dishub Buka Peluang Angkot Bekasi Jadi Feeder LRT, Trayek Bisa Diubah
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Perbankan RI Didorong Investasi di Proyek Energi Terbarukan, Butuh Rp1.650 Triliun hingga 2035
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov Papua Pegunungan dorong pengawasan MBG bersama SPPG
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Bahlil Didukung Kembangkan PLTN, Energi Nuklir Bisa jadi Masa Depan Ketahanan dan Transisi Energi Indonesia
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BPH Migas pastikan pasokan BBM di Jateng aman jelang Ramadhan
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.