Cak Imin Kunjungi Wihara Avalokitesvara, Rayakan Imlek Bersama Tokoh Tionghoa

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, atau akrab disapa Cak Imin, menyambangi Wihara Avalokitesvara, Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Cak Imin tiba dengan mobil berwarna hitam.

Ia turun dari kursi tengah penumpang mengenakan kemeja batik lengan panjang dan celana bahan hitam.

Kedatangannya disambut sejumlah tokoh PKB serta perwakilan komunitas Tionghoa yang telah lebih dulu hadir.

Baca juga: Cak Imin: Kita Bertekad Turunkan Kemiskinan hingga 5 Persen pada 2029

Cak Imin kemudian menyalami beberapa pengunjung sebelum memasuki wihara untuk mengikuti rangkaian acara.

Dalam kegiatan tersebut, Cak Imin berdiri dan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” serta Mars PKB bersama Ketua Umum Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia Maha Bhiksu Dutavira Sthavira, Wakil Ketua MPR RI Rusdi Kirana, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, serta anggota DPR RI Daniel Johan dan Abdul Halim Iskandar.

Saat berpidato, Cak Imin menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini berlangsung di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Ia menilai, laju teknologi yang cepat, ketegangan geopolitik, konflik bersenjata berkepanjangan, krisis pangan dan energi, serta liberalisme ekonomi telah memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan.

“Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan peradaban tidak selalu berjalan seiring dengan kematangan moral dan kebijaksanaan,” kata Cak Imin.

Baca juga: Syarat Masuk OECD, KPK Desak Reformasi UU Tipikor untuk Jerat Suap Asing

Ia juga menilai dunia saat ini kian tidak jelas dalam mengelola kekuasaan dan kepentingan, sehingga ketegangan terus muncul akibat egoisme dan hasrat untuk mendominasi.

Karena itu, Cak Imin memandang Imlek Tahun Kuda Api bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum refleksi tentang pentingnya kepemimpinan moral dan tanggung jawab bersama untuk tetap berpegang pada tujuan utama bernegara, yakni menyejahterakan rakyat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Setelah pidato ini, Cak Imin dan Dutavira Sthavira saling bertukar cinderamata.

Cak Imin memberikan miniatur Kuda Api kepada Dutavira Sthavira, sementara Dutavira Sthavira memberikan lampion.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rotasi Besar-besaran, Bhayangkara Presisi Tetap Perkasa di Proliga 2026
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Negara Lagi Kacau Balau, 6.000 Orang Tewas Dalam Tempo 3 Hari
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bad Bunny Menang Lawan Trump, Ini Buktinya!
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bandit Bersepeda Motor Serang Tiga Desa di Nigeria, Puluhan Orang Tewas
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Dikhawatirkan Bertemu Netanyahu di Pertemuan Board of Peace, Israel Utus Gideon Saar
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.